PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat telah menyalurkan sebanyak 2.546 paket bahan pokok kepada masyarakat di Papua Barat. Bantuan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan yang bertujuan untuk meringankan beban ekonomi warga. Penyaluran paket kebutuhan dasar ini dilakukan secara bertahap sejak momen Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah hingga pasca-lebaran.
Inisiatif PLN Salurkan Bantuan Papua Barat ini menjadi respons terhadap kenaikan harga kebutuhan pokok yang berpotensi membebani masyarakat. Dengan adanya bantuan ini, PLN berharap dapat memberikan dukungan langsung kepada keluarga-keluarga yang membutuhkan. Program TJSL ini juga menegaskan komitmen PLN dalam berkontribusi positif bagi kesejahteraan sosial di wilayah operasionalnya.
General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Diksi Erfani Umar, menjelaskan bahwa bantuan ini disalurkan ke beberapa wilayah. Fokus utama penyaluran berada di Teluk Bintuni, Manokwari, dan Fakfak, memastikan jangkauan bantuan yang luas. PLN juga menggandeng mitra lokal untuk memastikan bantuan tepat sasaran hingga ke pelosok daerah.
Advertisement
Advertisement
Total 2.546 paket bahan pokok yang disalurkan oleh PLN di Papua Barat terbagi ke beberapa lokasi strategis. Sebanyak 1.546 paket didistribusikan di wilayah Teluk Bintuni, sementara 1.000 paket lainnya menjangkau masyarakat di Manokwari dan Fakfak. Setiap paket bantuan ini berisi kebutuhan dasar yang esensial bagi rumah tangga.
Secara spesifik, setiap paket bantuan PLN Salurkan Bantuan Papua Barat meliputi 5 kilogram beras, 2 kilogram minyak goreng, dan 1 kilogram gula pasir. Komposisi ini dipilih untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari keluarga penerima. Diksi Erfani Umar menekankan pentingnya bantuan ini dalam menjaga ketersediaan pangan di tingkat rumah tangga.
Untuk memastikan efektivitas penyaluran, PLN berkolaborasi dengan yayasan lokal yang memiliki pemahaman mendalam tentang kondisi masyarakat. Di Kabupaten Teluk Bintuni, PLN menggandeng Yayasan Pemerhati Perempuan dan Anak (Phapeda). Sementara itu, di Kabupaten Manokwari, penyaluran dilakukan bersama Yayasan Rumberpon, memastikan bantuan sampai ke tangan yang benar-benar membutuhkan.
Advertisement
Advertisement
Program TJSL ini merupakan wujud nyata komitmen PLN dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat, khususnya pasca-lebaran. Wilayah Papua Barat memiliki tantangan akses yang cukup besar, sehingga kehadiran PLN melalui program ini sangat berarti. Diksi Erfani Umar menyatakan bahwa PLN ingin hadir langsung membantu menjaga stabilitas ekonomi keluarga di daerah tersebut.
PLN juga menyampaikan apresiasi kepada mitra yayasan yang telah mendukung proses penyaluran bantuan. Kerjasama ini memungkinkan bantuan dapat diterima oleh warga yang benar-benar membutuhkan, bahkan di daerah terpencil. Keberadaan PLN di wilayah ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi pemerintah daerah.
Pemberian bantuan ini juga bertepatan dengan momen Hari Raya Idul Fitri 1447 H, sehingga manfaatnya lebih dirasakan oleh masyarakat. Inisiatif PLN Salurkan Bantuan Papua Barat ini menunjukkan peran aktif perusahaan sebagai bagian dari masyarakat. PLN berupaya tidak hanya sebagai penyedia listrik, tetapi juga sebagai entitas yang peduli terhadap kesejahteraan sosial.
Advertisement
Sumber: AntaraNews