PLN Bangun Sekolah Baru di Banyuasin, Tingkatkan Akses Pendidikan di Sumatera Selatan
PT PLN (Persero) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) membantu pembangunan sekolah baru di Banyuasin, Sumatera Selatan, demi meningkatkan akses dan kualitas pendidikan masyarakat setempat.
PT PLN (Persero) menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Kali ini, bantuan disalurkan untuk pembangunan fasilitas sekolah baru di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Inisiatif ini bertujuan untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat di wilayah tersebut.
Pembangunan gedung SMA Hasyim Asy'ari di bawah naungan Yayasan Miftahul Ulum Enggal Rejo di Desa Enggal Rejo Jaya, Kecamatan Air Saleh, Kabupaten Banyuasin, telah rampung. Fasilitas pendidikan baru ini diharapkan dapat mulai beroperasi pada tahun ajaran baru Juli 2026. Kehadiran sekolah ini menjadi angin segar bagi upaya pemerataan pendidikan di daerah terpencil.
Dengan kapasitas hingga 105 siswa, sekolah ini akan dilengkapi dengan tiga ruang kelas dan satu ruang guru yang memadai. PLN tidak hanya fokus pada penyediaan listrik yang andal, tetapi juga secara aktif berkontribusi dalam memberikan manfaat sosial yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas. Program ini merupakan bagian dari upaya PLN Peduli untuk menerangi masa depan melalui pendidikan.
Dukungan PLN untuk Pendidikan Berkelanjutan
General Manager PLN UID Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (S2JB), Diksi Erfani Umar, menegaskan bahwa PLN memiliki visi yang sejalan antara penyediaan listrik dan pendidikan. Menurutnya, listrik dan pendidikan sama-sama memiliki tujuan mulia, yaitu menerangi masa depan bangsa. Melalui program PLN Peduli, perusahaan memastikan kehadirannya tidak hanya dirasakan melalui energi yang mengalir ke rumah-rumah, tetapi juga melalui kontribusi nyata yang membuka akses pendidikan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Umar berharap keberadaan sekolah baru ini akan menjadi sarana efektif untuk melahirkan generasi muda berkualitas. Generasi ini diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan bagi pembangunan daerah maupun nasional di masa mendatang. Investasi dalam pendidikan merupakan kunci untuk menciptakan masyarakat yang lebih maju dan berdaya saing.
Manager PLN UP3 Palembang, Arif Azanny, menambahkan bahwa pembangunan gedung sekolah ini merupakan bagian integral dari dukungan PLN terhadap pembangunan berkelanjutan. Program ini secara khusus berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui sektor pendidikan. Pendidikan dianggap sebagai investasi jangka panjang yang manfaatnya akan dirasakan lintas generasi.
Arif Azanny juga menyatakan harapannya agar keberadaan tiga ruang kelas dan satu ruang guru yang baru dapat mendukung proses belajar mengajar yang lebih optimal. Fasilitas ini juga diharapkan dapat memberikan semangat baru bagi siswa dan tenaga pendidik dalam meraih prestasi gemilang. PLN berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam memajukan dunia pendidikan di Indonesia.
Apresiasi dari Komunitas Lokal
Ketua Yayasan Miftahul Ulum Enggal Rejo, Ustadz Muhyidin, menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan yang diberikan oleh PLN. Bantuan ini dinilai sangat membantu dalam menjawab kebutuhan masyarakat akan fasilitas pendidikan menengah yang lebih memadai di wilayah tersebut. Pembangunan sekolah ini merupakan langkah penting dalam pengembangan SMA Hasyim Asy'ari.
Gedung baru ini memungkinkan SMA Hasyim Asy'ari untuk menjangkau lebih banyak peserta didik dari Kecamatan Air Saleh dan wilayah sekitarnya. Dengan demikian, lebih banyak anak-anak memiliki kesempatan untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Ustadz Muhyidin menyatakan rasa syukur dan terima kasih kepada PLN atas kepeduliannya terhadap dunia pendidikan.
Beliau juga memastikan bahwa gedung sekolah ini siap digunakan pada tahun ajaran baru mendatang. Kapasitas hingga 105 siswa akan memberikan kesempatan luas bagi generasi muda untuk menuntut ilmu. Dukungan dari PLN ini diharapkan dapat membawa dampak positif jangka panjang bagi kemajuan pendidikan di Banyuasin.
Sumber: AntaraNews