PLN Indonesia Power Tanam Ribuan Pohon, Perkuat Komitmen Lingkungan Hidup Global
PLN Indonesia Power memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dengan menanam ribuan pohon di berbagai wilayah operasionalnya. Aksi ini menegaskan komitmen PLN Indonesia Power dalam pelestarian lingkungan dan keberlanjutan.
PT PLN Indonesia Power (PLN IP) melaksanakan penanaman 3.281 pohon secara serentak di berbagai wilayah operasional pembangkitnya. Kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang jatuh pada tanggal 5 Juni. Direktur Utama PLN Indonesia Power, Bernadus Sudarmanta, menegaskan komitmen perusahaan dalam memperkuat aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG), khususnya dalam mendukung pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.
Aksi konservasi ini melibatkan sekitar 750 peserta yang terdiri atas insan PLN Indonesia Power, pemangku kepentingan, kelompok tani, serta masyarakat sekitar. Penanaman dilakukan di area seluas 3,13 hektare, menunjukkan skala kegiatan yang signifikan. Ini adalah upaya nyata dalam mendukung pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.
Bernadus menyatakan bahwa kegiatan penanaman pohon ini menjadi wujud nyata kontribusi perusahaan dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mewujudkan lingkungan yang lebih lestari.
Aksi Konservasi Lingkungan di Berbagai Wilayah Operasional PLN IP
PLN Indonesia Power menyelenggarakan kegiatan penanaman pohon di tujuh Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) yang tersebar di seluruh Indonesia. Lokasi-lokasi tersebut mencakup Bali, Barito, Cilegon, Saguling, Tello, Grati, dan Asam-Asam. Pemilihan lokasi ini telah disesuaikan dengan karakteristik wilayah serta kebutuhan konservasi lingkungan di masing-masing daerah.
Sebanyak 3.281 pohon berhasil ditanam di area seluas 3,13 hektare, dengan partisipasi aktif dari berbagai elemen masyarakat. Jenis pohon yang ditanam sangat beragam, meliputi mangrove, ketapang, korombusa, dan pucuk merah. Varietas ini dipilih untuk mendukung ekosistem lokal dan meningkatkan kualitas lingkungan.
Selain itu, ditanam juga pohon mangga, kelengkeng, berbagai tanaman buah, tanaman keras, mahoni, sukun, serta jati. Keberagaman jenis tanaman ini bertujuan untuk menciptakan keanekaragaman hayati dan memberikan manfaat ekologis jangka panjang. Penanaman ini juga diharapkan dapat meningkatkan tutupan hijau di area sekitar pembangkit.
Bernadus Sudarmanta menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan tutupan hijau dan mendukung upaya konservasi. Penanaman ini juga memperkuat kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, kelompok masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mewujudkan lingkungan yang lebih berkelanjutan.
Komitmen PLN Indonesia Power terhadap Keberlanjutan dan Pemberdayaan Komunitas
Direktur Utama PLN Indonesia Power, Bernadus Sudarmanta, menegaskan bahwa keberlanjutan merupakan bagian tak terpisahkan dari strategi bisnis perusahaan. Berbagai program pengelolaan lingkungan terus dijalankan secara konsisten. Hal ini seiring dengan upaya perusahaan dalam menyediakan energi listrik yang andal bagi masyarakat.
PLN Indonesia Power memiliki keyakinan kuat bahwa keberhasilan transisi energi dan pembangunan sektor ketenagalistrikan harus berjalan beriringan dengan upaya pelestarian lingkungan. Melalui kegiatan ini, PLN Indonesia Power ingin menumbuhkan kesadaran bersama. Setiap langkah kecil yang dilakukan hari ini akan memberikan manfaat besar bagi generasi mendatang.
Selain memberikan manfaat ekologis melalui peningkatan kualitas lingkungan dan konservasi kawasan, kegiatan penanaman pohon ini juga menjadi sarana pemberdayaan masyarakat. Keterlibatan aktif kelompok tani dan komunitas lokal sangat ditekankan. Mereka berperan penting dalam pelaksanaan maupun pemeliharaan tanaman.
Peringatan Hari Lingkungan Hidup menjadi momentum krusial bagi PLN Indonesia Power untuk terus menghadirkan kontribusi nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan. Ini menunjukkan komitmen perusahaan terhadap aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) sebagai pilar utama operasionalnya.
Sumber: AntaraNews