Modernisasi Jaringan Listrik Manfaatkan AI, Termasuk di Jaringan Bawah Laut
Melalui deteksi dini, HMAX Energy juga dapat mengurangi kegagalan transformator hingga 50 persen dan biaya perbaikan hingga 75 persen.
Dimulainya proses elektrifikasi di banyak industri dan munculnya sektor-sektor baru yang membutuhkan banyak energi, mempercepat kebutuhan untuk memperluas dan memodernisasi jaringan listrik. Di sebagian besar negara, mayoritas infrastruktur jaringan listrik telah melampaui masa gunanya dan tidak dirancang untuk memenuhi kebutuhan listrik saat ini.
Sektor ini juga menghadapi kendala utama yaitu rantai pasokan untuk peralatan jaringan listrik berada di bawah tekanan yang berat. Hal itu memunculkan kebutuhan untuk meningkatkan ketersediaan dan memperpanjang masa guna aset yang sudah ada semakin krusial, sehingga kemitraan yang handal menjadi hal yang sangat penting.
Untuk memenuhi tuntutan ini, Hitachi Energy telah memperkenalkan HMAX Energy, yaitu serangkaian layanan dan solusi berbasis AI yang dirancang untuk melindungi infrastruktur energi krusial sekaligus memungkinkan efisiensi operasional. Melalui kemitraan pelanggan, HMAX Energy mengoptimalkan perencanaan, prediksi, dan pencegahan yang memperkuat keamanan dan ketahanan energi.
HMAX Energy dibangun berdasarkan studi kasus yang kuat, yang menunjukkan bahwa respons darurat yang cepat dan pencegahan kegagalan serta perbaikan dapat mengurangi kerugian pendapatan akibat kerusakan peralatan hingga 60 persen.
Melalui deteksi dini, HMAX Energy juga dapat mengurangi kegagalan transformator hingga 50 persen dan biaya perbaikan hingga 75 persen, sehingga mendukung efisiensi operasional dan ketersediaan jaringan yang lebih besar.
"Jaringan listrik yang sudah tua saat ini berada di bawah tekanan yang belum pernah terjadi sebelumnya ditambah lagi perlu menghadapi berbagai tantangan secara bersamaan, seperti meningkatnya permintaan energi, kompleksitas yang semakin tinggi, kendala rantai pasokan, dan kekurangan tenaga kerja," kata Managing Director, BU Service, di Hitachi Energy, Wolf Mueller dikutip di Jakarta, Kamis (2/4).
"Dengan HMAX Energy, kami bermitra dengan pelanggan untuk melindungi infrastruktur krusial, mengantisipasi kegagalan lebih awal, dan menjaga keandalan pasokan listrik," tambahnya.
Digunakan Jaringan Bawah Laut
Mulai dari desain dan konstruksi infrastruktur hingga operasi dan layanan, HMAX Energy memanfaatkan teknologi yang telah terbukti di lapangan. Salah satu contohnya adalah penggunaan kembaran digital seperti IdentiQ, bagian dari HMAX Energy untuk Sistem Arus Searah Tegangan Tinggi (HVDC), yang dapat mengurangi waktu respons insiden hingga 90 persen.
Baltic Cable, salah satu jaringan HVDC bawah laut terpanjang di dunia, telah menerapkan platform data kembaran digital untuk sistem HVDC-nya. Platform ini menyatukan informasi aset, analitik, dan data operasional pada antarmuka visual yang jelas, memberikan tampilan kondisi nyata tentang status sistem, siklus hidup, kinerja, dan potensi kondisi di masa mendatang.
Technical Director, Baltic Cable, Jan Brewitz mengatakan, Baltic Cable berkomitmen untuk Eropa yang saling terhubung dengan energi yang aman, terjangkau, dan berkelanjutan untuk semua. "Kolaborasi strategis ini memungkinkan kami untuk mengelola operasi kami sendiri dengan lebih presisi sekaligus memperkuat ketahanan kami untuk dekade mendatang," katanya.
Penggabungan Keahlian
HMAX Energy menggabungkan keahlian mendalam dan kemampuan AI terdepan di seluruh rantai nilai, mencakup peralatan infrastruktur energi utama mulai dari produk seperti switchgear dan transformator, hingga seluruh gardu induk, serta sistem kompleks HVDC dan solusi kualitas daya. Dirancang agar fleksibel terhadap pilihan teknologi pelanggan, penawaran modular dan aman HMAX Energy terstruktur di atas tiga pilar:
• Rencana - Mengoptimalkan siklus hidup aset dan efisiensi operasional dengan wawasan berbasis data: Memungkinkan tim operasional dan pemeliharaan untuk membuat keputusan dan rencana yang tepat berdasarkan rekomendasi model data bertenaga AI.
• Prediksi - Mendeteksi masalah sejak dini dengan pemantauan aset: Menganalisis aset yang terhubung dan data lingkungan untuk mengidentifikasi gejala awal keausan dan menandai perilaku yang tidak biasa.
• Pencegahan – Tindakan proaktif untuk mengurangi risiko dan memperpanjang umur aset: Pemeriksaan rutin dan model simulasi dan kinerja yang ditingkatkan AI, didukung oleh tim lapangan ahli, memaksimalkan sisa umur peralatan krusial.