Percepatan Serah Terima Aset Pasar Anyar, Pemkot Tangerang Berharap Pengelolaan Maksimal
Pemerintah Kota Tangerang mengajukan permohonan percepatan serah terima aset Pasar Anyar dari Kementerian PUPR demi pengelolaan optimal, mengingat peran strategis pasar sebagai pusat ekonomi daerah.
Pemerintah Kota Tangerang, Banten, secara aktif mengajukan permohonan percepatan penyerahan hibah aset Pasar Anyar dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kepada pemerintah daerah. Langkah ini diambil untuk memastikan pasar tersebut dapat dikelola secara optimal dan dimanfaatkan semaksimal mungkin bagi masyarakat.
Pengajuan permohonan ini dilakukan oleh Perumda Pasar Kota Tangerang kepada Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Provinsi Banten, yang kemudian diteruskan kepada Kementerian PUPR. Proses percepatan administrasi ini diharapkan rampung pada triwulan pertama tahun 2026, memungkinkan perencanaan dan pengelolaan yang lebih maksimal.
Asisten Daerah II Bidang Perekonomian Kota Tangerang, Ruta Ireng, menegaskan pentingnya penyerahan aset ini agar Pemkot Tangerang dapat mengelola Pasar Anyar secara penuh. Pasar ini merupakan jantung perputaran ekonomi di Tangerang, sehingga fungsinya harus dioptimalkan.
Pentingnya Pengelolaan Optimal Aset Pasar Anyar
Pasar Anyar memegang peranan krusial sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat Kota Tangerang. Dengan statusnya sebagai jantung perputaran ekonomi, pengelolaan yang optimal menjadi prioritas utama bagi pemerintah daerah.
Wakil Ketua III DPRD Kota Tangerang, Turidi Susanto, menyampaikan bahwa serah terima Pasar Anyar merupakan hal krusial agar pengelolaan dapat segera dilakukan secara optimal oleh Pemerintah Kota Tangerang melalui Perumda Pasar. Ia bersama Komisi IV DPRD telah membahas langsung proses serah terima bangunan dari pihak PUPR ke Pemkot Tangerang.
Anggota DPRD Kota Tangerang, M. Hafidz Firdaus, turut menekankan urgensi percepatan serah terima ini, terutama mengingat waktu yang semakin mendekati bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri. Kebutuhan masyarakat akan meningkat menjelang hari besar tersebut, sehingga pasar harus segera siap dan berfungsi maksimal.
Revitalisasi dan Fasilitas Modern Pasar Anyar
Sebelumnya, Pasar Anyar telah menjalani revitalisasi besar-besaran oleh Kementerian PUPR dan termasuk dalam proyek strategis nasional. Revitalisasi ini bertujuan untuk menghadirkan pasar yang modern, nyaman, dan aman bagi pedagang serta pengunjung.
Pasar Anyar berdiri megah dengan tiga lantai di atas lahan seluas 24.680 meter persegi, dirancang untuk menampung 1.676 kios dan los. Desainnya mempertimbangkan kebutuhan beragam pedagang dan pembeli, dengan pembagian zona yang jelas.
Lantai satu pasar difokuskan untuk produk basah dan kering, sementara lantai dua didedikasikan untuk aksesoris. Setiap lantai dan sudut pasar dilengkapi dengan CCTV serta petugas keamanan yang siaga, menjamin keamanan transaksi dan kenyamanan pengunjung.
Di lantai tiga, tersedia berbagai fasilitas penunjang seperti masjid, sarana olahraga, dan kantin. Selain itu, pasar ini juga dilengkapi dengan sistem pemadam kebakaran, jalur evakuasi, dan ruang terbuka hijau, menunjukkan komitmen terhadap keselamatan dan kenyamanan publik.
Target Percepatan Serah Terima dan Kesiapan Pemkot
Direktur Utama Perumda Pasar Kota Tangerang, Dedi Ochen, menjelaskan bahwa proses percepatan Berita Acara Serah Terima (BAST) Pasar Anyar terus berjalan. Kepala BPPW Provinsi Banten telah menyampaikan bahwa percepatan dilakukan melalui penerapan aplikasi SAKTI.
Proses melalui aplikasi SAKTI ini ditargetkan rampung pada Februari 2026. Selanjutnya, pada awal Maret 2026, akan dilakukan tahapan verifikasi usulan hibah oleh Direktorat Prasarana.
Dedi Ochen menyatakan, "Kepala BPPW menyampaikan bahwa saat ini proses percepatan BAST Pasar Anyar tengah dilakukan melalui aplikasi SAKTI dari Direktorat Prasarana dan ditargetkan selesai pada Februari."
Ruta Ireng menambahkan bahwa pada 23 Mei 2025, setelah menerima operasional Pasar Anyar dari BPPW Kementerian PUPR, Pemkot telah melakukan berbagai kesiapan lainnya. Kesiapan ini bertujuan untuk menunjang kenyamanan aktivitas jual beli di pasar yang vital tersebut.
Sumber: AntaraNews