Pemkot Medan Percepat Persiapan Lahan Dukung Pembangunan PSEL Medan
Pemerintah Kota Medan serius mempercepat persiapan lahan untuk proyek Pengolahan Sampah Energi Listrik (PSEL Medan), menunjukkan komitmen terhadap solusi energi dan lingkungan.
Pemerintah Kota Medan, Sumatera Utara, mengambil langkah cepat dalam menyiapkan lahan serta sarana dan prasarana pendukung untuk proyek Pengolahan Sampah Energi Listrik (PSEL) di wilayahnya. Upaya ini menunjukkan komitmen serius Pemkot Medan dalam mengatasi permasalahan sampah sekaligus menghasilkan energi terbarukan. Percepatan persiapan ini diharapkan dapat mendorong realisasi pembangunan PSEL Medan yang telah lama dinantikan.
Sekretaris Daerah Kota Medan, Wiriya Alrahman, mengungkapkan bahwa pemerintah setempat telah mengalokasikan lahan seluas 4,98 hektare yang merupakan aset daerah. Lahan awal ini, yang sebelumnya berupa rawa bekas tambak, kini sedang dalam proses pematangan yang anggarannya sudah disiapkan. Langkah konkret ini menjadi bukti keseriusan Pemkot Medan dalam mendukung proyek strategis nasional tersebut.
Dalam rapat koordinasi mengenai kesiapan lahan dan sarana pendukung PSEL, Wiriya Alrahman juga menjelaskan rencana penambahan lahan. Pemkot Medan berencana menambah sekitar 9,46 hektare pada tahun 2026, sehingga total luas lahan yang akan digunakan mencapai 14,44 hektare. Penambahan ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang pemerintah kota terhadap proyek PSEL Medan.
Pematangan Lahan dan Perluasan Area PSEL Medan
Pemerintah Kota Medan terus mematangkan rencana penyediaan lahan untuk proyek PSEL. Lahan awal seluas 4,98 hektare yang berstatus aset daerah sedang dalam tahap pematangan, meskipun sebelumnya merupakan rawa bekas tambak. Anggaran untuk proses pematangan lahan ini telah dialokasikan, menunjukkan keseriusan Pemkot Medan.
Tidak hanya itu, Pemkot Medan juga telah merencanakan perluasan area proyek PSEL. Pada tahun 2026, akan ada penambahan lahan seluas 9,46 hektare. Dengan demikian, total luas lahan yang disiapkan untuk PSEL Medan akan mencapai 14,44 hektare.
Perluasan ini menegaskan komitmen jangka panjang Pemkot Medan terhadap keberlanjutan proyek PSEL. Wiriya Alrahman menjelaskan bahwa informasi mengenai keberadaan badan air di lokasi mengacu pada peta rencana detail tata ruang, bukan kondisi aktual lapangan.
Infrastruktur Pendukung dan Mitigasi Lingkungan PSEL Medan
Aspek keamanan dan infrastruktur pendukung menjadi perhatian utama dalam pembangunan PSEL Medan. Lokasi PSEL yang berdekatan dengan TPA Terjun akan dilengkapi dengan langkah mitigasi yang komprehensif. Salah satunya adalah penanaman vegetasi sebagai pembatas alami antara area sampah lama dan fasilitas PSEL yang baru.
Akses menuju lokasi PSEL melalui kawasan Marelan dinilai cukup memadai untuk dilalui alat berat. Meskipun demikian, Pemkot Medan berencana untuk meningkatkan kualitas jalan setelah tahap konstruksi selesai. Ini menunjukkan perencanaan yang matang untuk kelancaran operasional proyek PSEL Medan di masa mendatang.
Selain itu, persiapan juga telah dilakukan terkait jarak permukiman warga dari lokasi proyek PSEL. Ketersediaan air untuk operasional fasilitas PSEL juga telah diperhitungkan dan disiapkan. Semua upaya ini bertujuan untuk memastikan proyek PSEL Medan berjalan lancar dan aman bagi lingkungan sekitar.
Komitmen dan Harapan Percepatan Realisasi PSEL Medan
Pemerintah Kota Medan menegaskan komitmennya untuk mempercepat realisasi proyek PSEL. Berbagai upaya dilakukan, mulai dari pematangan lahan hingga jaminan suplai sampah yang berkelanjutan. Komitmen ini sangat penting untuk memastikan proyek PSEL Medan dapat segera beroperasi.
Wiriya Alrahman menyatakan bahwa Pemkot Medan berharap dukungan penuh dari pemerintah pusat dan pihak terkait lainnya. Dukungan ini diharapkan dapat mendorong percepatan proses lelang pembangunan PSEL. Dengan demikian, pembangunan PSEL Medan dapat segera terealisasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Realisasi PSEL Medan tidak hanya akan membantu mengatasi masalah penumpukan sampah, tetapi juga akan menghasilkan energi listrik. Proyek ini merupakan langkah maju dalam pengelolaan sampah terpadu dan mendukung tujuan keberlanjutan energi di Kota Medan.
Sumber: AntaraNews