Jasa Raharja Siaga Penuh Layani Masyarakat di Libur Natal dan Tahun Baru 2025-2026
Jasa Raharja Siaga Natal Tahun Baru 2025-2026 dengan menyiagakan seluruh petugas dan pos pelayanan terpadu, memastikan keselamatan dan kenyamanan publik.
Jasa Raharja mengambil langkah proaktif dengan menyiagakan seluruh petugasnya demi memastikan pelayanan optimal bagi masyarakat selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Kesiapan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung kelancaran serta keamanan mobilitas publik di seluruh wilayah Indonesia.
Plt. Direktur Utama Jasa Raharja, Dewi Aryani Suzana, menegaskan bahwa 29 kantor wilayah dan 67 kantor cabang telah siap memberikan pelayanan maksimal. Selain itu, 76 titik pos pelayanan terpadu juga disiapkan di sepanjang Jawa, Bali, Lampung, dan Sumatera Selatan, menunjukkan kehadiran negara dalam aspek keselamatan publik.
Kolaborasi erat dengan Korlantas Polri dan pemangku kepentingan terkait menjadi kunci utama dalam upaya ini, termasuk survei kesiapan Operasi Lilin 2025 di kawasan Puncak, Bogor. Langkah ini bertujuan untuk menurunkan risiko kecelakaan dan memastikan kenyamanan masyarakat selama perjalanan liburan.
Jasa Raharja Siaga Penuh dan Kolaborasi Lintas Sektor
Jasa Raharja menunjukkan komitmen kuatnya dalam melayani masyarakat selama musim libur akhir tahun dengan menyiagakan seluruh sumber daya yang dimiliki. Plt. Direktur Utama Jasa Raharja, Dewi Aryani Suzana, menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak dalam menyukseskan pengamanan Natal dan Tahun Baru.
“Saya mewakili insan Jasa Raharja, khususnya Bogor dan Cianjur, menyampaikan terima kasih atas dukungannya. Sebagai langkah nyata komitmen dukungan untuk terselenggaranya kelancaran PAM Natal-Tahun Baru Jasa Raharja telah menyiagakan seluruh petugas yang berada 29 kantor wilayah, dan 67 kantor cabang juga siap untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat,” ujar Dewi Aryani Suzana dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.
Langkah Jasa Raharja Siaga Natal Tahun Baru ini juga mencakup persiapan 76 titik pos pelayanan terpadu yang tersebar di beberapa pulau strategis. Keberadaan pos-pos ini bertujuan untuk memastikan negara hadir dan memberikan pelayanan terbaik dalam setiap aspek keselamatan publik, khususnya bagi para pemudik dan wisatawan.
Keterlibatan Jasa Raharja dalam survei kesiapan Operasi Lilin 2025 di Puncak, Bogor, Jawa Barat, menjadi bukti nyata sinergi dengan Kepolisian Republik Indonesia. Upaya bersama ini ditekankan untuk menurunkan risiko kecelakaan dan melindungi masyarakat selama periode libur Natal dan Tahun Baru 2025-2026.
Strategi Pengamanan Operasi Lilin 2025
Persiapan pengamanan Natal dan Tahun Baru 2025-2026 telah disusun secara komprehensif, sejalan dengan hasil Rapat Koordinasi yang dipimpin Menko Polkam Djamari Chaniago pada 4 Desember 2025. Rapat tersebut menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antar-pemangku kepentingan untuk menciptakan suasana yang aman dan kondusif.
Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho menegaskan kesiapan Polri dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kelancaran masyarakat, termasuk di kawasan Puncak. “Ada tiga hal yang harus dipastikan. Pertama, negara hadir memastikan seluruh rangkaian pengamanan Natal dan Tahun Baru berjalan aman serta menjaga harkamtibmas. Kedua, negara menjamin kamseltibcarlantas. Ketiga, kondisi darurat seperti cuaca ekstrem yang bisa menyebabkan tanah longsor dan sebagainya. Semua skenario sudah disusun dan kita harus siap berkolaborasi,” jelas Agus Suryonugroho.
Operasi Lilin 2025 dirancang untuk mengelola empat klaster utama secara komprehensif guna memastikan kelancaran arus lalu lintas dan keamanan. Tim juga menerima paparan strategi dari Kasatlantas Polresta Bogor, Kasatlantas Polres Bogor, dan Kasatlantas Polres Cianjur terkait antisipasi peningkatan volume kendaraan.
Empat klaster utama yang menjadi fokus Operasi Lilin 2025 meliputi:
- Jalan tol dan arteri, termasuk jalur alternatif, dengan skenario rekayasa lalu lintas.
- Tempat wisata beserta jalur aksesnya untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung.
- Tempat ibadah, yang harus dijaga agar tidak terjadi peristiwa menonjol selama perayaan Natal.
- Pelabuhan penyeberangan sebagai salah satu simpul mobilitas penting masyarakat.
Fokus Utama Pengamanan Natal dan Tahun Baru
Berdasarkan hasil rapat koordinasi, fokus utama pengamanan Natal dan Tahun Baru 2025-2026 adalah menurunkan berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Hal ini mencakup upaya serius untuk menekan angka kejahatan, pelanggaran lalu lintas, serta kecelakaan lalu lintas yang sering meningkat di periode liburan.
Selain itu, mitigasi dampak jika terjadi kecelakaan juga menjadi prioritas, dengan tujuan meminimalkan jumlah korban. Seluruh skenario pengamanan telah disusun matang, termasuk antisipasi terhadap kondisi darurat seperti cuaca ekstrem yang berpotensi menyebabkan bencana alam.
Kesiapan Jasa Raharja Siaga Natal Tahun Baru ini tidak hanya terbatas pada penyiagaan petugas, tetapi juga pada koordinasi yang kuat antarlembaga. Tujuannya adalah menciptakan suasana libur yang aman, nyaman, dan lancar bagi seluruh lapisan masyarakat.
Sinergi antara Jasa Raharja, Korlantas Polri, dan pihak terkait lainnya diharapkan mampu mewujudkan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 yang damai serta bebas dari insiden yang tidak diinginkan. Komitmen bersama ini menjadi landasan utama dalam menjaga keselamatan publik.
Sumber: AntaraNews