Polres Tangerang Fokus Pengamanan Nataru di 156 Tempat Ibadah
Polres Metro Tangerang Kota mengerahkan ratusan personel gabungan untuk Pengamanan Nataru Tangerang, dengan fokus utama pada 156 tempat ibadah dan titik strategis lainnya guna menjamin keamanan dan kelancaran libur akhir tahun.
Polres Metro Tangerang Kota telah menyiapkan strategi komprehensif untuk memastikan kelancaran dan keamanan selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Operasi Lilin 2025 ini secara khusus memprioritaskan pengamanan di 156 lokasi tempat ibadah yang tersebar di wilayah Tangerang.
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Raden Muhammad Jauhari, menegaskan bahwa langkah ini diambil untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Penempatan pos pengamanan dan pelayanan dilakukan di titik-titik vital guna menjamin kenyamanan warga.
Sebanyak 419 personel gabungan dari berbagai unsur dikerahkan dalam operasi ini, yang akan berlangsung selama 14 hari hingga 2 Januari 2026. Fokus utama adalah menjaga stabilitas dan memberikan rasa aman bagi masyarakat yang merayakan libur akhir tahun.
Fokus Pengamanan Tempat Ibadah dan Titik Strategis
Dalam rangka Operasi Lilin 2025, Polres Metro Tangerang Kota memusatkan perhatian pada pengamanan tempat-tempat ibadah, mengingat tingginya aktivitas keagamaan selama Natal. Sebanyak 156 lokasi ibadah telah terdata dan akan menjadi prioritas pengawasan.
Kapolres Kombes Raden Muhammad Jauhari menjelaskan, empat Pos Pengamanan (Pospam) dan tiga Pos Pelayanan (Posyan) telah disiapkan di lokasi strategis. Total tujuh pos ini akan menjadi pusat koordinasi dan respons cepat terhadap situasi di lapangan.
Pos pelayanan tidak hanya berfokus pada tempat ibadah, tetapi juga ditempatkan di area publik yang ramai pengunjung. Titik-titik strategis tersebut meliputi rest area, kawasan wisata, dan pusat perbelanjaan, untuk melayani kebutuhan masyarakat umum.
Penempatan pos-pos ini bertujuan untuk memastikan kehadiran aparat di lokasi-lokasi krusial. Ini juga mempermudah masyarakat dalam mengakses bantuan atau melaporkan kejadian darurat selama masa libur panjang akhir tahun.
Pengerahan Personel Gabungan dan Antisipasi Gangguan
Untuk mendukung keberhasilan Pengamanan Nataru Tangerang, sebanyak 419 personel gabungan dikerahkan secara optimal. Mereka terdiri dari unsur TNI-Polri, Pemerintah Daerah, serta potensi masyarakat lainnya yang siap bertugas.
Operasi Lilin 2025 dijadwalkan berlangsung selama 14 hari, mulai dari pertengahan Desember hingga 2 Januari 2026. Kapolres tidak menutup kemungkinan perpanjangan operasi jika terdapat perkembangan situasi yang memerlukan penanganan lebih lanjut.
Aparat disiagakan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan yang mungkin terjadi selama libur Nataru. Ini termasuk kemacetan lalu lintas, pengaturan kepadatan arus kendaraan, keramaian aktivitas masyarakat, hingga potensi bencana alam, mengingat kondisi cuaca yang cenderung ekstrem.
Masyarakat diimbau untuk tidak ragu menghubungi Call Center 110 apabila membutuhkan layanan kehadiran Polisi. Layanan ini tersedia 24 jam untuk merespons laporan dan permintaan bantuan dari warga.
Dukungan Pemerintah Daerah dan Rekayasa Lalu Lintas
Pemerintah Kota Tangerang turut berperan aktif dalam mendukung kelancaran Pengamanan Nataru Tangerang. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang, Achmad Suhaely, menyatakan berbagai langkah strategis telah disiapkan.
Salah satu fokus utama adalah rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan jika terjadi kepadatan di titik-titik tertentu. Ini bertujuan untuk mengurai kemacetan dan memastikan arus kendaraan tetap lancar selama periode liburan.
Pengawasan lapangan juga terus dioptimalkan guna memastikan tidak ada gangguan signifikan terhadap kelancaran lalu lintas. Dishub Kota Tangerang berupaya penuh agar pengendara dapat melintas dengan aman dan nyaman, terutama di masa liburan.
Sinergi antara kepolisian dan pemerintah daerah menjadi kunci keberhasilan operasi ini. Kolaborasi ini memastikan semua aspek pengamanan dan pelayanan publik terkoordinasi dengan baik untuk kepentingan masyarakat.
Sumber: AntaraNews