Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog Bayu Krisnamurthi saat meninjau serapan gabah di SPP Karawang, Jawa Barat, Senin (20/5/2024). Perum Bulog mencatat Cadangan Beras Pemerintah (CBP) saat ini mencapai posisi tertinggi. Foto: merdeka.com / Imam Buhori
Direktur Utama Perum Bulog, Bayu Krisnamurthi, pun menyebut besarnya angka ini telah menjadi posisi cadangan beras tertinggi sejak Januari 2020. Foto: merdeka.com / Imam Buhori
Selain itu Bulog juga memprediksi hingga akhir Mei mendatang akan menargetkan dapat menyerap beras petani sebanyak 600 ribu ton. Foto: merdeka.com / Imam Buhori
Selanjutnya, Bayu juga memberikan informasi terkait total stok cadangan beras pemerintah (CBP) yang dikuasai Bulog telah mencapai 1,85 juta ton. Foto: merdeka.com / Imam Buhori
Berdasarkan sumber yang didapat dari Kerangka Sampel Area (KSA), Badan Pusat Statistik (BPS), menerangkan bahwa pada April 2024, produksi beras nasional diperkirakan mencapai 5,53 juta ton. Foto: merdeka.com / Imam Buhori
Bayu juga menyebutkan bahwa saat ini harga gabah baik yang ada di SPP Bulog maupun dari mitra penggilingan berkisar antara Rp6.400 sampai Rp6.500 per kg. Foto: merdeka.com / Imam Buhori
Hingga awal Mei 2026, Perum Bulog berhasil menyerap 2,4 juta ton gabah petani setara beras, mendekati 60% target nasional. Capaian **Serapan Gabah Bulog** ini krusial untuk ketahanan pangan.
Stok beras nasional diproyeksikan mencapai 6 juta ton dalam tiga bulan ke depan. Namun, Kesiapan Gudang Beras Bulog menjadi krusial. Bagaimana strategi pemerintah mengelola kelimpahan ini tanpa menimbulkan persoalan baru?
Perum Bulog mencetak rekor penyerapan gabah tertinggi di tahun 2025, menegaskan peran vitalnya dalam menjaga produksi petani dan mengawal Indonesia menuju swasembada pangan. Keberhasilan Bulog Pecahkan Rekor Penyerapan Gabah ini patut diacungi jempol.
Perum Bulog mencatat rekor penyerapan Gabah Kering Panen (GKP) tertinggi sepanjang sejarah di tahun 2025, mencapai 4,5 juta ton, menegaskan peran krusial Bulog dalam stabilitas pangan nasional.
Perum Bulog mengumumkan stok beras awal 2026 mencapai 3,25 juta ton, melanjutkan tren positif dan menegaskan peran krusial dalam menjaga ketahanan pangan nasional.
Selain beras, Bulog pada 2025 juga mencatat pengadaan jagung dalam negeri sebesar 101.968 ton. Terdiri atas 101.770 ton melalui skema PSO dan 198 ton komersial.
Direktur Utama Bulog memastikan stok beras nasional mencapai 3,9 juta ton, cukup hingga akhir tahun. Bagaimana upaya pemerintah menjamin ketahanan pangan?
Masih soal ketahanan pangan, Luhut juga menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memerintahkan Perum Bulog untuk mengamankan stok beras dari Kamboja.