Erick Thohir Ganti Direktur Utama Bulog, Novi Helmy Kini Kembali ke TNI
Pihak Bulog juga mendoakan agar pengabdian Novi Helmy di TNI dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengumumkan perubahan pada posisi pimpinan tertinggi di Perum Bulog. Berdasarkan Keputusan Menteri BUMN Nomor: SK-179/MBU/06/2025 yang dikeluarkan pada 30 Juni 2025, jabatan Direktur Utama Perum Bulog yang sebelumnya dipegang oleh Novi Helmy Prasetya kini telah berakhir.
Pengakhiran masa jabatan ini juga menandakan kembalinya Novi Helmy ke institusi asalnya, yaitu Tentara Nasional Indonesia (TNI), untuk melanjutkan karier dan pengabdiannya di sektor pertahanan.
Dalam pernyataan resmi yang dirilis pada Kamis (3/7), manajemen Perum Bulog menyampaikan rasa terima kasih serta penghargaan atas kontribusi besar yang telah diberikan oleh Novi Helmy selama masa kepemimpinannya.
"Perum Bulog mencatat berbagai capaian penting yang memberikan kontribusi signifikan dalam memperkuat peran Bulog sebagai fondasi ketahanan pangan nasional," demikian pernyataan manajemen.
Selain itu, pihak Bulog juga mendoakan agar pengabdian Novi Helmy di TNI dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Prihasto Setyanto Diangkat Jadi Pelaksana Tugas Direktur Utama
Dengan adanya keputusan ini, Prihasto Setyanto resmi diangkat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama, sambil tetap menjalankan tugasnya sebagai Direktur Pengadaan. Perubahan ini juga mengakibatkan penataan ulang sebagian struktur direksi di Perum BULOG, yang terdiri dari:
- Plt Direktur Utama / Direktur Pengadaan: Prihasto Setyanto
- Wakil Direktur Utama: Mayjen TNI (Purn) Marga Taufiq
- Direktur Bisnis: Febby Novita
- Direktur Keuangan: Hendra Susanto
- Direktur Operasional dan Pelayanan Publik: Mokhamad Suyamto
- Direktur SDM dan Umum: Sudarsono Hardjosoekarto.
Perombakan ini diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi kinerja Perum Bulog dan meningkatkan efektivitas dalam menjalankan tugas-tugas yang diemban. Dengan adanya penataan ini, setiap direktur diharapkan mampu memberikan kontribusi terbaik sesuai dengan bidangnya masing-masing.