Daftar 10 Orang Terkaya di Indonesia Versi Forbes 2025
Forbes Real Time Billionaires 2025 telah mengeluarkan daftar individu terkaya di Indonesia. Berikut rinciannya.
Dalam menghadapi perubahan dinamis di pasar global, kekayaan para miliarder di seluruh dunia juga mengalami fluktuasi yang sejalan dengan pergerakan ekonomi.
Melalui daftar Real-Time Billionaires, Forbes memberikan gambaran terkini mengenai orang-orang terkaya di Indonesia, termasuk informasi mengenai kepemilikan saham perusahaan dan total kekayaan bersih mereka.
Dikutip dari Forbes pada Rabu (30/7/2025), berikut adalah daftar orang terkaya di Indonesia beserta profil mereka:
1. Prajogo Pangestu
Prajogo Pangestu, yang lahir dengan nama Pang Djoen Phen pada 13 Mei 1944 (81 tahun), berasal dari Bengkayang, Kalimantan Barat. Ia dibesarkan dalam keluarga sederhana dan hanya mampu menyelesaikan pendidikan hingga tingkat menengah.
Menurut data Forbes 2025, kekayaan bersihnya mencapai 34,6 Miliar USD atau sekitar Rp 560 Triliun, yang berasal dari perusahaan Petrokima dan Energi.
Ia adalah pendiri Barito Pacific, yang mencakup PT Barito Pacific Tbk, PT Barito Renewables Energy Tbk, PT Chandra Daya Investasi Tbk, PT Petrosea Tbk, PT Chandra Asri Pacific Tbk, dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk.
2. Low Tuck Kwong
Low Tuck Kwong lahir di Singapura pada 17 April 1948 (77 tahun) dan merupakan seorang pengusaha sukses. Ia adalah pendiri Bayan Resources, sebuah perusahaan yang beroperasi di sektor tambang batu bara.
Berdasarkan data Forbes Real Time Billionaire 2025, kekayaan bersihnya mencapai 26 Miliar USD atau sekitar Rp 426 triliun. Kini, total kekayaan Low Tuck Kwong telah melampaui dua taipan bersaudara pemilik Djarum dan BCA, yaitu Budi Hartono dan Michael Hartono, yang masing-masing memiliki kekayaan sebesar 21.3 Miliar USD (sekitar Rp 349 Triliun) dan 20.4 Miliar USD (sekitar Rp 334 Triliun).
3. R. Budi Hartono
Robert Budi Hartono, yang lahir dengan nama asli Oei Hwie Tjhong pada 28 April 1941 (85 tahun), adalah pengusaha Indonesia dan anak kedua dari pendiri perusahaan Djarum, Oei Wie Gwan. Dalam rilis Forbes Real Time Billionaire 2025, Budi Hartono menempati urutan kelima dalam daftar orang terkaya di Indonesia dengan kekayaan bersih sebesar 21.3 Miliar USD atau sekitar Rp 349 Triliun.
4. Michael Hartono
Michael Bambang Hartono, yang memiliki nama asli Oei Hwie Siang, lahir pada 2 Oktober 1939 (85 tahun). Ia adalah pemilik perusahaan rokok Kretek Indonesia, Djarum.
Menurut Forbes Real Time Billionaire 2025, kekayaan bersihnya mencapai 20.4 Miliar USD atau sekitar Rp 334 Triliun. Saat ini, Djarum mendominasi pasar rokok kretek di Amerika Serikat, jauh mengungguli Gudang Garam dan Sampoerna.
Otto Toto Sugiri
Otto Toto Sugiri lahir di Bandung pada 23 September 1953, kini berusia 72 tahun. Ia adalah seorang pengusaha dan eksekutif Indonesia yang dikenal sebagai pelopor dalam bidang teknologi informasi dan pusat data di tanah air.
Kariernya mencerminkan dedikasi serta komitmen yang kuat untuk mengembangkan infrastruktur digital di Indonesia. Menurut laporan dari Forbes Real Time Billionaire 2025, kekayaan bersihnya mencapai 26,0 miliar USD, yang setara dengan sekitar Rp427 triliun.
6. Marina Budiman
Marina Budiman adalah seorang pebisnis wanita yang juga merupakan salah satu pendiri PT DCI Indonesia Tbk (DCII). Ia berhasil membangun bisnis pusat data yang sukses, menjadikannya sebagai salah satu wanita terkaya di industri ini. Berdasarkan informasi dari Forbes Real Time Billionaire 2025, kekayaan bersihnya tercatat sebesar 11,2 miliar USD atau sekitar Rp183 triliun.
7. Sri Prakash Lohia
Sri Prakash Lohia lahir dan dibesarkan di India pada 11 Agustus 1952, kini berusia 72 tahun. Ia adalah pendiri sekaligus ketua dari Indorama Corporation, sebuah perusahaan yang berfokus pada sektor petrokimia dan tekstil. Menurut Forbes Real Time Billionaire 2025, ia menempati posisi sebagai orang terkaya ke-6 di Indonesia dengan kekayaan bersih mencapai 8,7 miliar USD, yang setara dengan Rp142 triliun.
8. Han Arming Hanafia
Han Arming Hanafia adalah salah satu pendiri PT DCI Indonesia Tbk (DCII) dan termasuk dalam jajaran orang terkaya di Indonesia. Berdasarkan data dari Forbes Real Time Billionaire, kekayaan bersihnya mencapai 7,2 miliar USD, yang setara dengan sekitar Rp118 triliun.
Tahir dan keluarga
Tahir, yang dikenal dengan nama asli Ang Tjoen Ming, lahir pada 24 Maret 1952 dan kini berusia 73 tahun. Ia merupakan seorang pengusaha, investor, dan filantropis asal Indonesia yang mendirikan Mayapada Group, sebuah perusahaan induk yang memiliki berbagai unit usaha di dalam negeri.
Usahanya mencakup sektor perbankan, media cetak, televisi berbayar, properti, layanan kesehatan, serta jaringan toko bebas pajak (duty free shopping/DFS). Menurut informasi yang dirilis oleh Forbes Real Time Billionaire 2025, kekayaan bersihnya mencapai 6,3 miliar USD atau setara dengan sekitar Rp 100 triliun.
10. Agoes Projosasmito
Adalah sosok yang lahir pada 6 Agustus 1955 dan saat ini berusia 69 tahun. Ia memulai karier profesionalnya pada tahun 1982 dengan menjabat sebagai Kepala Pasar Modal di Danareksa (Persero). Sekarang, ia memegang posisi strategis di beberapa emiten terkemuka.
Di PT Bumi Resources Tbk (BUMI), ia menjabat sebagai Wakil Presiden Direktur, sementara di PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), ia menjadi Presiden Direktur. Selain itu, ia juga menjabat sebagai Presiden Komisaris di PT Amman Mineral International Tbk (AMMN).
Ketiga emiten tersebut diketahui memiliki hubungan dengan Grup Salim. Forbes Real Time Billionaire 2025 mencatatnya sebagai salah satu orang terkaya di Indonesia dengan kekayaan bersih mencapai 5,8 miliar USD atau sekitar Rp 95 triliun.