BJA Group Perkuat Komitmen Dukung Ekonomi Daerah dan Kesejahteraan Masyarakat Gorontalo
Produsen wood pellet BJA Group tegaskan komitmen dukung ekonomi daerah dan serap ribuan tenaga kerja lokal di Gorontalo, bantu turunkan angka kemiskinan.
BJA Group, produsen pelet kayu atau "wood pellet" terintegrasi, kembali menegaskan komitmen kuatnya dalam mendukung perekonomian daerah. Perusahaan ini berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional mereka. Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai upaya konkret yang berdampak positif.
Direktur BJA Group, Zunaidi, menjelaskan bahwa sejak beroperasi di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, perusahaan telah menyerap ribuan tenaga kerja. Mayoritas karyawan berasal dari Provinsi Gorontalo, menunjukkan prioritas pada pemberdayaan putra daerah. Hal ini menjadi fondasi penting bagi stabilitas ekonomi lokal.
Pernyataan ini disampaikan dalam keterangan pers di Jakarta, Minggu, serta saat acara Family Gathering di Pohuwato. Kehadiran BJA Group terbukti mampu menggerakkan roda ekonomi dan mengurangi angka kemiskinan. Kontribusi signifikan ini mendapat apresiasi dari pemerintah daerah setempat.
Penyerapan Tenaga Kerja Lokal dan Dampaknya
BJA Group menunjukkan komitmennya dalam penyerapan tenaga kerja lokal secara masif. Hingga September 2025, total tenaga kerja di BJA Group, termasuk tenaga kerja bongkar muat (TKBM) di PT Berkah Indah Gorontalo (BIG), mencapai 1.501 orang. Angka ini mencerminkan skala operasi perusahaan yang membutuhkan banyak sumber daya manusia.
Dari jumlah tersebut, lebih dari 72 persen atau 1.083 orang berasal dari Kabupaten Pohuwato sendiri. Sekitar 12,5 persen lainnya merupakan warga dari kabupaten lain di Gorontalo. Ini berarti 84,5 persen tenaga kerja BJA Group adalah putra daerah Provinsi Gorontalo, sebuah pencapaian yang patut diapresiasi.
Zunaidi menegaskan bahwa perusahaan kini menjadi tumpuan hidup bagi ribuan karyawan dan keluarga mereka. "Kini, perusahaan telah menjadi tumpuan hidup bagi ribuan karyawan dan keluarganya. Jika dihitung, setidaknya ada 3.000 orang yang kehidupannya bergantung pada sumber penghasilan yang berasal dari BJA Group," katanya. Perputaran uang dari gaji karyawan di Pohuwato mencapai kisaran Rp7 miliar setiap bulan, menggerakkan perekonomian daerah secara signifikan.
"Dari gaji karyawan tersebut, perputaran uang di Pohuwato terus meningkat sehingga menggerakkan perekonomian daerah," ujarnya pada kegiatan Family Gathering Keluarga Besar BJA Group di Lapangan Proklamasi Kecamatan Popayato, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo.
Kontribusi BJA Group terhadap Perekonomian Nasional dan Daerah
Selain penyerapan tenaga kerja, BJA Group juga berkontribusi besar bagi negara melalui kegiatan ekspor wood pellet. Hingga 18 November 2025, perusahaan telah mengekspor 530.461 ton wood pellet. Nilai ekspor ini mencapai 74,17 juta dolar AS, menunjukkan peran penting dalam devisa negara.
Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, secara langsung menyampaikan apresiasinya kepada BJA Group yang hadir pada kegiatan family gathering tersebut. Beliau menyoroti kontribusi perusahaan dalam penyerapan tenaga kerja, khususnya dari Pohuwato. Kehadiran BJA Group telah membawa dampak positif yang nyata bagi masyarakat.
Saipul Mbuinga menambahkan bahwa penyerapan tenaga kerja oleh BJA Group berhasil menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten Pohuwato. "Angka kemiskinan Kabupaten Pohuwato pada 2024 bertengger di angka 17,11 persen. Alhamdulillah, pada tahun ini angka kemiskinan sudah turun dua digit menjadi 15,25 persen," ungkap Saipul. Penurunan dua digit ini merupakan bukti nyata iklim investasi yang baik di daerah tersebut, dengan BJA Group sebagai bagian integralnya.
"Ini berkat iklim investasi yang begitu baik, tumbuh, dan berkembang di daerah kita, di mana BJA Group menjadi bagian di dalamnya," ujar Saipul.
Sumber: AntaraNews