Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku telah menjalin kemitraan strategis dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia. Kolaborasi ini bertujuan untuk memberdayakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta mendorong Investasi Maluku. Langkah ini diambil demi kebangkitan ekonomi daerah yang lebih kuat dan berkelanjutan.
Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa menegaskan pentingnya sinergi ini dalam menghadapi tantangan ekonomi. Beliau menyatakan bahwa Maluku memiliki potensi besar di berbagai sektor. Sektor-sektor tersebut meliputi kelautan, perikanan, pariwisata, dan energi yang perlu dioptimalkan.
Kemitraan ini diumumkan dalam acara Pelantikan dan Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) Kadin Maluku periode 2025-2030 di Kota Ambon. Lewerissa berharap Kadin dapat menjadi jembatan kuat antara pemerintah dan dunia usaha. Kadin juga diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi daerah.
Advertisement
Advertisement
Gubernur Lewerissa menekankan bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian nasional. Sektor ini memiliki kontribusi besar terhadap penyerapan tenaga kerja. Oleh karena itu, pembinaan dan peningkatan kapasitas UMKM memerlukan perhatian serius.
Kadin diharapkan mampu menjadi motor penggerak dalam membantu UMKM naik kelas. Organisasi ini juga diharapkan dapat meningkatkan daya saing UMKM di pasar. Sebagian besar pelaku usaha di Indonesia berasal dari sektor UMKM.
Kolaborasi Pemprov dan Kadin akan fokus pada penguatan Investasi Maluku yang berpihak pada UMKM. Tujuannya adalah menciptakan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Ini merupakan langkah konkret untuk mengoptimalkan potensi daerah.
Advertisement
Advertisement
Pemerintah Provinsi Maluku berkomitmen menciptakan iklim investasi yang kondusif, transparan, dan inklusif. Komitmen ini tetap memperhatikan kepentingan masyarakat lokal serta keberlanjutan lingkungan. Investor diberikan ruang seluas-luasnya untuk berinvestasi.
Namun, Investasi Maluku yang masuk harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Investasi tersebut juga harus menciptakan lapangan kerja baru. Selain itu, investasi harus mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Lewerissa mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat sinergi dalam menghadapi tantangan ekonomi. Ia percaya bahwa dengan kerja sama dan komitmen, Maluku juga bisa maju seperti daerah lain. Kunci keberhasilan terletak pada kerja keras dan melihat peluang di tengah tantangan.
Advertisement
Advertisement
Dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, Pemprov Maluku juga mendorong pengembangan berbagai proyek strategis. Salah satunya adalah pembangunan kawasan pelabuhan terpadu. Proyek ini bertujuan memperkuat konektivitas antar pulau.
Sebagai daerah kepulauan, Maluku sangat membutuhkan infrastruktur logistik yang kuat. Pengembangan pelabuhan terpadu akan menjadi kunci utama. Ini akan meningkatkan efisiensi distribusi barang dan jasa.
Proyek ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing daerah secara keseluruhan. Infrastruktur yang memadai akan menarik lebih banyak Investasi Maluku. Ini juga akan mempermudah akses pasar bagi produk UMKM.
Advertisement
Sumber: AntaraNews