Usai Mengakui Sebagai Negara, ini yang Dilakukan Inggris Terhadap Peta Palestina
Sebelumnya, kawasan itu hanya dikenal sebagai "Wilayah Palestina yang Diduduki."
Pemerintah Inggris telah resmi memperbarui peta Timur Tengah dengan menambahkan Palestina sebagai sebuah negara untuk pertama kalinya. Keputusan ini diambil setelah pernyataan Perdana Menteri Keir Starmer pada akhir pekan lalu yang menegaskan pengakuan Inggris terhadap kenegaraan Palestina.
Di situs resmi Kementerian Luar Negeri Inggris, pada halaman saran perjalanan, kini tertera "Palestina (Tepi Barat)" dan "Palestina (Gaza)." Sebelumnya, wilayah tersebut hanya disebut sebagai "Wilayah Palestina yang Diduduki."
"Halaman ini telah diperbarui dari 'Wilayah Palestina yang Diduduki' menjadi 'Palestina'," demikian bunyi keterangan yang terdapat di situs tersebut, seperti yang dikutip dari Anadolu Agency pada Rabu (24/9/2025).
Dengan penerapan kebijakan baru ini, Inggris kini sejalan dengan lebih dari 150 negara lainnya yang telah lebih dahulu mengakui Palestina sebagai negara berdaulat. Pengumuman tersebut disampaikan oleh Starmer menjelang Sidang Umum PBB.
"Di tengah meningkatnya tragedi di Timur Tengah, kami mengambil langkah ini untuk menjaga harapan perdamaian dan solusi dua negara tetap hidup," ujar Starmer dalam sebuah pernyataan video.