Sosok Kepala BAIS Baru Letjen TNI Robi Herbawan, Dulu Ajudan Prabowo saat Masih Danjen Kopassus
Letjen Robi diangkat sebagai pengganti Letjen TNI Yudi Abrimantyo yang mengundurkan diri usai empat anggota BAIS terlibat penyiraman air keras ke Andrie Yunus.
Letjen TNI Robi Herbawan resmi diangkat sebagai Kepala Badan Intelijen Strategis (Ka BAIS), menggantikan Letjen TNI Yudi Abrimantyo yang mengundurkan diri pada Maret 2026. Pengunduran diri Letjen Yudi merupakan bentuk tanggung jawab moral terkait insiden penyiraman air keras yang dilakukan oleh anak buahnya terhadap aktivis Andrie Yunus.
"Benar, Letjen TNI Robi Herbawan saat ini mendapat amanah sebagai Kabais TNI," ujar Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kemhan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, Kamis (7/5).
Sebelum menjabat sebagai kepala BAIS TNI, Letjen Robi memiliki pengalaman sebagai Kepala Badan Informasi dan Komunikasi Intelijen di Kementerian Pertahanan Republik Indonesia.
"Penunjukan tersebut merupakan bagian dari proses regenerasi dan penguatan organisasi guna mendukung efektivitas pelaksanaan tugas intelijen strategis pertahanan negara," tambahnya.
Profil Letjen Robi
Robi adalah seorang alumni Akademi Militer (Akmil) angkatan 1994 yang mengabdi di Kopassus selama 12 tahun, khususnya di Satuan Penanggulangan Teror (Sat Gultor)-81. Kopassus dikenal memiliki beberapa satuan atau grup, seperti Para Komando, Sandi Yudha, dan Sat Gultor.
Selama karirnya, Robi juga pernah menjabat sebagai ajudan Presiden Prabowo Subianto ketika masih menjabat sebagai Komandan Jenderal Kopassus dari bulan Desember 1995 hingga Maret 1998.
Setelah menyelesaikan pendidikan di Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Darat (Seskoad), Robi mendapatkan promosi untuk bergabung dengan Satuan Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI hingga tahun 2019. Selama periode tersebut, ia dipercaya untuk menjadi Dansatgas BAIS di Aceh dari tahun 2016 hingga 2018.
Pada 18 September 2021, Robi ditarik ke Kementerian Pertahanan sebagai Kepala Pusat Informasi Strategis Pertahanan (Kapusinfostrahan Bainstrahan) dan menggantikan Brigjen TNI Ignatius Eko Djoko Purwanto.