Palak dan Ancam Tukang Bubur, 3 Preman di Tanah Abang Positif Narkoba
Hasil tes urine yang dilakukan terhadap tiga preman pemeras pedagang bubur di Tanah Abang menunjukkan bahwa ketiganya positif menggunakan sabu.
Tiga preman yang memeras pedagang bubur di Tanah Abang terbukti positif menggunakan narkoba jenis sabu. Hasil ini didapatkan dari tes urine yang dilakukan setelah mereka ditangkap karena aksi pemalakan terhadap pedagang.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold EP Hutagalung, menyatakan bahwa ketiga pelaku, yaitu TDT (26), DA (36), dan OP (36), menjalani tes urine setelah ditangkap.
"Ketiganya positif menggunakan narkotika jenis methamphetamine," ungkap Reynold dalam keterangan resmi yang dirilis pada Sabtu (11/4/2026).
Insiden pemalakan terjadi di Warung Kopi Berkah yang terletak di Jalan Fachrudin, Jakarta Pusat, pada hari Kamis. Ketiga pelaku datang secara bersamaan dan meminta sejumlah uang sebagai jatah keamanan kepada korban saat berjualan.
Mereka meminta uang sebesar Rp 300 ribu, namun korban menolak permintaan tersebut. Penolakan ini membuat pelaku marah hingga memecahkan mangkuk dagangan milik korban.
Aksi kekerasan tersebut kemudian terekam dalam video dan menjadi viral di media sosial.
"Ketiga pelaku sudah kami amankan. Saat ini sedang dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," tambahnya.
Sita Sajam
Dari tangan pelaku, polisi juga menyita senjata tajam yang digunakan untuk mengancam korban. Penyidik saat ini masih melakukan pendalaman terkait kasus tersebut, termasuk proses hukum atas dugaan pemerasan, ancaman, serta penyalahgunaan narkotika.
"Saat ini, penyidik masih melakukan pendalaman terkait kasus tersebut, termasuk proses hukum atas dugaan pemerasan dan ancaman serta penyalahgunaan narkotika," ucap dia. Reynold mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melapor jika menemukan tindak kriminalitas.
"Layanan kepolisian dapat diakses melalui call center 110 guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif," tandas dia.