WhatsApp Kena Hack, Ancam Keamanan Pengguna
Meta mengonfirmasi serangan zero-click yang menargetkan pengguna WhatsApp.
Pengguna WhatsApp menghadapi ancaman baru setelah Meta mengonfirmasi adanya serangan spyware canggih yang tidak memerlukan interaksi pengguna atau zero-click attack. Serangan ini menargetkan sekitar 90 pengguna berisiko tinggi, termasuk jurnalis dan aktivis di lebih dari 20 negara.
Dikutip dari The Guardian via Forbes, Selasa (4/2), WhatsApp telah memberi tahu pengguna yang terdampak dan memastikan bahwa mereka memiliki "keyakinan tinggi" bahwa target kemungkinan telah dikompromikan. Serangan ini dikaitkan dengan spyware bernama Graphite, buatan perusahaan Israel, Paragon Solutions.
Bagaimana Cara Kerja Spyware Graphite?
Menurut Stephanie Kirchgaessner dari The Guardian, Graphite memiliki kemampuan yang setara dengan spyware Pegasus milik NSO Group.
Setelah menginfeksi perangkat, spyware ini memberikan akses penuh kepada operator, termasuk membaca pesan terenkripsi di WhatsApp dan Signal.
Meski lokasi spesifik korban tidak diumumkan, Meta telah mengajukan cease and desist terhadap Paragon dan sedang mempertimbangkan langkah hukum lebih lanjut. Paragon sendiri belum memberikan komentar terkait tuduhan ini.
Serangan Zero-Click Semakin Berbahaya
Adam Boynton, Senior Security Strategy Manager di Jamf, menekankan bahwa spyware masih tergolong langka bagi pengguna biasa, namun ada peningkatan serangan terhadap pekerja mobile dalam 12–18 bulan terakhir.
"Jurnalis dan individu berprofil tinggi harus lebih waspada terhadap ancaman malware yang semakin canggih."
Sementara itu, Spencer Starkey dari SonicWall mengingatkan bahwa kecepatan inovasi serangan siber membuatnya semakin sulit dideteksi.
"Karena serangan terus berkembang, tantangan bagi profesional keamanan siber semakin besar."
Boynton merekomendasikan pengguna yang mencurigai perangkatnya terinfeksi untuk mengaktifkan fitur keamanan preventif seperti Lockdown Mode bagi pengguna iPhone dan memastikan perangkat selalu diperbarui ke sistem operasi terbaru.