Sorot
{{caption}}
Hadiah Juara Premier League 2025/2026: Arsenal Kantongi Rp1,2 Triliun

{{caption}}
Demo Ricuh di Lapas Narkotika Gowa, Delapan Orang Ditangkap

{{caption}}
Eks Ombudsman Yeka Hendra Jadi Tersangka, Kejagung Ungkap Bukti Transfer

{{caption}}
Terungkap Peran Eks Anggota Ombudsman Yeka Hendra di Kasus Korupsi CPO

{{caption}}
Bruno Fernandes adalah Masa Depan Manchester United

{{caption}}
Ngaku Anggota Polri, Komplotan Perampok Teror Pengendara di Palmerah

Topik Terkait
{{caption}}
Rusia Blokir Layanan Telepon Whatsapp dan Telegram

Rusia telah membatasi penggunaan panggilan di WhatsApp dan Telegram.

{{caption}}
Punya Harta Rp226 Triliun, Pendiri Telegram Bakal Wariskan ke 100 Anak Kandungnya

15 tahun lalu Pavel Durov mulai mendonorkan spermanya di sebuah klinik.

{{caption}}
Telegram Capai 1 Miliar Pengguna, Pavel Durov Sindir WhatsApp, Begini Katanya

Telegram baru saja meraih 1 miliar pengguna aktif bulanan dan sindir WhatsApp sebagai imitasi yang tidak relevan.

{{caption}}
Telegram Mulai Cuan, Kata Pavel Durov

Pavel Durov, pendiri dan CEO Telegram, mengungkapkan bahwa platformnya kini mulai meraih keuntungan.

{{caption}}
Channel Telegram di China Diduga Jual Data Orang Indonesia, Menteri Meutya Langsung Tunjuk Plt Dirjen Pengawasan Ruang Digital

Channel Telegram ini tak hanya mengumbar data pribadi orang Indonesia saja, tetapi juga diduga menjualnya.

{{caption}}
Elon Musk Cuma ‘Omon-omon’, Bilang Pengguna X Bebas Bicara Apa Saja, Faktanya Banyak Akun yang ‘Dipenjara’

Sebuah data menyoroti peningkatan moderasi konten di bawah kepemimpinan Elon Musk, meskipun platform tersebut mengklaim mendukung kebebasan berbicara.

{{caption}}
Ukraina Larang Keras Pakai Telegram

Otoritas Ukraina melarang penggunaan Telegram di kalangan militer dan orang-orang yang berkaitan dengan keamanan nasional.

{{caption}}
CEO Telegram Pavel Durov Ditangkap Otoritas Prancis Ternyata Orang Terkaya ke-121 di Dunia

Durov dituduh melakukan kejahatan terorganisasi, perdagangan narkoba, penipuan, perundungan siber, dan promosi terorisme.

{{caption}}
Elon Musk sebut Harusnya Mark Zuckerberg yang Ditangkap Bukan Pavel Durov

Elon Musk justru pemerintah Prancis menangkap Mark Zuckerberg bukan Pavel Durov.

{{caption}}
CEO Telegram Pavel Durov Ditangkap di Bandara Paris

Pavel Durov, CEO Telegram, ditangkap di Bandara Bourget, Paris, saat bepergian dengan jet pribadi. Penangkapan dilakukan terkait surat perintah di Prancis.

{{caption}}
Intelijen AS Klaim Mojtaba Khamenei Hanya Bisa Dihubungi Lewat Kurir Rahasia

Siapakah kurir rahasia yang menurut laporan intelijen AS dapat menjalin komunikasi dengan Mojtaba Khamenei?

{{caption}}
Rusia dan China Perluas Operasi Intelijen di Kuba Pantau Militer AS, Washington Siaga Penuh

Hal itu memicu kecemasan baru terkait aktivitas mata-mata asing yang berada dekat dengan wilayah AS.

{{caption}}
AS-Iran Hampir Capai Kesepakatan Akhiri Perang, PM Israel Netanyahu Ngaku Kesulitan Pengaruhi Trump

Trump telah sering kali menekankan kemungkinan tercapainya kesepakatan untuk mengakhiri konflik di Iran.

{{caption}}
Kuba Terima Bantuan 60.000 Ton Beras dari China di Tengah Tekanan AS

China akan mengirimkan puluhan ribu ton beras ke Kuba sebagai bagian dari kerjasama antara kedua negara.

{{caption}}
Laporan Aljazeera: 51 Negara Kirim Senjata ke Israel Selama Genosida di Gaza, Ini Daftar 5 Negara Terbanyak

Temuan Aljazeera mengungkap ada 5 negara yang palig=ng banyak mengirim senjata ke Israel selama genosida di Gaza, Palestina.

{{caption}}
Membaca Peta Kekuatan Timur Tengah Pasca Perang Iran, UEA Lebih Pilih Koalisi Sama Israel Ketimbang Saudara Arab?

Salah satu perhatian utama dalam pergeseran yang terjadi adalah kabar mengenai hubungan yang semakin dekat antara Israel dan Uni Emirat Arab (UEA).

{{caption}}
Perkuat Ruang Digital Sehat, Komdigi Tangani 3,7 Juta Lebih Konten Negatif

Skala penanganan ini mencerminkan besarnya tantangan di ruang digital sekaligus intensitas pengawasan melindungi masyarakat dari dampak sosial.

{{caption}}
Imigrasi Tangkap Lima WNA China di Tangerang Modus Love Scamming, Jaring Korban Lewat Aplikasi Telegram

Kelimanya itu ditangkap merupakan aktor utama dalam kelompok sindikat penipuan dengan modus love scamming.

{{caption}}
Ini Perbedaan Whatsapp dan Telegram yang Paling Mencolok

Meski keduanya aplikasi pesan instan populer, Telegram dan WhatsApp memiliki perbedaan signifikan dalam beberapa hal.

{{caption}}
Telegram Luncurkan Fitur Verifikasi Baru untuk Cegah Penipuan

Telegram memperkenalkan fitur verifikasi baru untuk mengurangi penipuan di platformnya.

{{caption}}
Cara Menghindari Phising Hacker Telegram Premium Palsu

Kaspersky mengingatkan bahwa banyak penjahat siber memanfaatkan trik bagi-bagi langganan Telegram Premium gratis untuk mencuri akun.

{{caption}}
VIDEO: Kemkomdigi Blokir Telegram dengan 6 Ribu Pengikut Terafiliasi Judi Online

Kemkomdigi mengatakan telah memblokir saluran Telegram yang terafiliasi dengan judi online. Hal ini disampaikan melalui akun YouTube Kemkomdigi TV