Hobi Tak Biasa Para Ilmuwan Dunia: Ada yang Suka Klenik
Berikut adalah daftar ilmuwan dunia yang punya hobi unik.
Saat membayangkan kehidupan para ilmuwan, banyak orang mengira mereka hanya tenggelam dalam buku dan eksperimen. Namun siapa sangka, di balik otak jenius mereka, tersembunyi hobi-hobi tak terduga yang justru jauh dari laboratorium.
Berikut daftar ilmuwan yang punya hobi unik dikutip dari beragam sumber, Selasa (3/6):
Ada Lovelace: Jenius Matematika yang Gemar Berjudi
Putri dari penyair ternama Lord Byron, Ada Lovelace adalah pelopor pemrograman komputer bersama Charles Babbage. Ironisnya, meski sang ibu mendorongnya mendalami sains agar tak mengikuti jejak buruk ayahnya, Lovelace justru mewarisi kebiasaan berjudi. Ia pernah menghabiskan sekitar 3.000 poundsterling—senilai ratusan ribu poundsterling saat ini—demi memuaskan hobinya. Bahkan, Lovelace sempat membuat algoritma matematika untuk mencoba memenangkan taruhan besar. Sayangnya, usahanya gagal total.
Albert Einstein: Fisikawan yang Ingin Jadi Musisi
Dikenal karena teori relativitas dan kontribusinya dalam fisika modern, Einstein juga mencintai musik klasik. Sejak usia lima tahun, ia belajar bermain biola atas dorongan ibunya. Meski tidak berkarier sebagai musisi, Einstein rutin bermain musik dan mengaku bahwa jika ia bukan ilmuwan, maka ia pasti akan menjadi seorang pemain biola.
Isaac Newton: Pemburu Batu Bertuah
Selain merumuskan hukum gravitasi dan menciptakan teleskop reflektif, Newton ternyata terobsesi pada alkimia. Ia menghabiskan waktu meneliti batu-batu filosofis—yang konon dapat mengubah logam biasa menjadi emas. Ketertarikannya ini menunjukkan sisi mistis atau klenik dari seorang ilmuwan yang dikenal rasional.
John Maynard Keynes: Kolektor Seni Kelas Dunia
Sebagai ekonom yang merumuskan teori untuk menyelamatkan dunia dari krisis, Keynes justru punya hobi yang penuh warna: mengoleksi seni rupa. Ia dikenal mengumpulkan lukisan karya Picasso, Seurat, dan Cézanne. Ia juga aktif mendanai teater, opera, dan grup tari, memperlihatkan sisi estetis seorang pemikir ekonomi.
Alan Turing: Pelari Jarak Jauh untuk Meredakan Tekanan
Pecah kode Enigma Nazi dan pionir ilmu komputer, Alan Turing punya cara unik melepas stres: berlari. Ia kerap menempuh jarak hingga 40 mil antara Bletchley Park dan London. Bagi Turing, lari bukan sekadar olahraga, tapi pelarian dari tekanan mental akibat tugasnya yang berat.
“Satu-satunya cara agar saya bisa mendapatkan kebebasan adalah dengan berlari kencang,” ujarnya.
Kisah-kisah ini mengingatkan bahwa para ilmuwan, betapapun jeniusnya mereka, tetaplah manusia biasa yang punya cara unik untuk menyeimbangkan hidup—entah melalui seni, olahraga, atau bahkan berjudi.
Reporter magang: Aisha Balqis Salsabila