Elon Musk: Bumi Akan Terbakar, Mars Harus Jadi Rumah Baru Umat Manusia
Ambisi Elon Musk ke Mars semata-mata bukan perkara menjelejah planet merah saja. Ia punya mimpi dan kekhawatiran yang melebihi orang-orang.
Elon Musk mengungkap alasan mendesak di balik ambisinya untuk menjadikan Mars tempat tinggal baru bagi umat manusia. Menurut pendiri SpaceX ini, kehidupan di Bumi suatu saat akan musnah akibat ekspansi matahari, sehingga menjadikan Mars sebagai rumah kedua adalah langkah penyelamatan spesies.
“Mars adalah asuransi jiwa untuk kehidupan secara kolektif,” ujar Musk dalam wawancara dengan Fox News, Kamis (8/5).
Ia menambahkan, “Pada akhirnya, semua kehidupan di Bumi akan dihancurkan oleh matahari. Matahari secara bertahap mengembang, dan kita pada suatu saat perlu menjadi peradaban multi-planet karena Bumi akan terbakar.”
Miliarder teknologi tersebut menyatakan bahwa misi ke Mars bukan hanya soal pendaratan simbolik, tetapi soal keberlanjutan.
“Kita masih memiliki jalan panjang karena ini bukan hanya tentang mendarat di Mars dan menancapkan bendera serta meninggalkan jejak kaki,” katanya.
Menurut prediksi ilmuwan, termasuk dari NASA, matahari diperkirakan akan memasuki fase akhir hidupnya dalam lima miliar tahun, berkembang menjadi bintang merah raksasa dan kemungkinan menelan planet-planet terdekat, termasuk Bumi.
Musk menekankan bahwa koloni manusia di Mars harus mandiri, tanpa bergantung pada pasokan dari Bumi.
“Jika kapal pasokan diperlukan agar Mars bertahan, maka kita belum menciptakan asuransi jiwa,” tegasnya. “Titik kunci di masa depan di mana takdir kehidupan akan selamanya terpengaruh adalah ketika Mars menjadi mandiri.”
Upaya SpaceX dalam membangun teknologi antariksa, termasuk roket Starship, diarahkan untuk mendukung ambisi ini. Musk berharap suatu hari Mars bisa menjadi tempat berlindung bagi manusia jika kehidupan di Bumi terancam musnah.