Elon Musk Mau Meluncurkan Roket Starship ke Mars 2026
SpaceX akan memulai misi tanpa awak ke Mars pada 2026, dengan misi berawak direncanakan empat tahun kemudian.
SpaceX mengumumkan rencana ambisius untuk memulai misi ke Mars hanya dalam dua tahun mendatang. Pendiri dan CEO SpaceX, Elon Musk, mengungkapkan bahwa misi tanpa awak akan dimulai pada 2026 untuk menguji keandalan pendaratan di Mars. Jika pendaratan berjalan lancar, misi berawak pertama ke Mars dijadwalkan dalam empat tahun ke depan.
Menurut Musk, tujuan jangka panjang dari program ini adalah membangun kota mandiri di Mars dalam waktu 20 tahun. Ia menegaskan bahwa menjadi spesies multiplanet akan meningkatkan peluang kelangsungan hidup kesadaran manusia dengan tidak mengandalkan satu planet saja.
Mengutip Space, Senin (9/9), Starship SpaceX terdiri dari dua bagian: roket tahap pertama bernama Super Heavy dan pesawat ruang angkasa tahap atas setinggi 50 meter. Saat terpasang, Starship menjadi roket terbesar dan terkuat yang pernah dibuat, dengan tinggi sekitar 122 meter dan daya dorong 16,7 juta pon saat lepas landas.
Berbeda dengan roket NASA SLS yang bersifat sekali pakai, Starship dirancang untuk dapat digunakan kembali secara cepat dan efisien. SpaceX berharap kombinasi kekuatan dan efisiensi ini akan membawa impian Musk untuk menjajah Mars lebih dekat ke kenyataan.
Starship telah menjalani empat uji coba penerbangan sejauh ini dan menunjukkan peningkatan kinerja di setiap misi. Uji coba kelima diharapkan segera dilakukan, termasuk upaya pertama untuk mendaratkan Super Heavy kembali di peluncuran, menggunakan "lengan chopstick" menara peluncuran. Musk menegaskan, setiap penerbangan Starship akan selalu memberikan kejutan yang menarik.