Siapa Jeffrey Epstein? Ini Profil Singkatnya
File Epstein diungkap Departemen Kehakiman AS. Selain sederet tokoh dunia dalam salah satu email, Al-Ahmadi menegaskan makna religius kain tersebut.
Nama Jeffrey Epstein tengah menjadi buah bibir. Padahal, ia sudah meninggal dunia di tahun 2019. Bukan tanpa sebab, Departemen Kehakiman AS membuka 3 juta dokumen yang dimiliki Epstein.
Termasuk 2.000 video dan 180.000 gambar. Deretan tokoh penting dunia terseret. Turut ditulis Epstein dalam dokumennya yang diarsipkan. Mulai dari Bill Gates, Presiden AS Donald Trump, Pangeran Andrews, Elon Musk dan sejumlah tokoh penting lainnya.
Tak hanya, seret tokoh penting, isi Epstein Files mencakup email-email yang merinci pengiriman kontroversial kain suci dari Kabah di Makkah, Arab Saudi ke Amerika Serikat, yang diatur melalui kontak-kontak yang terkait dengan Uni Emirat Arab dan dikirim kepada terpidana pelaku kejahatan seksual anak, Jeffrey Epstein.
Dilansir Middle East Eye, Senin (2/2), korespondensi yang bertanggal Februari dan Maret 2017 itu menunjukkan seorang pebisnis perempuan asal Uni Emirat Arab, Aziza Al-Ahmadi, bekerja sama dengan seorang pria bernama Abdullah Al-Maari untuk mengatur pengiriman tiga potong kain yang terkait dengan Kiswah kain hitam bersulam emas yang menyelimuti Kabah, pusat situs paling suci dalam Islam di Arab Saudi.
Dalam salah satu email, Al-Ahmadi menegaskan makna religius kain tersebut saat menulis langsung kepada Epstein:
"Potongan hitam ini telah disentuh oleh sedikitnya 10 juta umat Islam dari berbagai mazhab, Sunni, Syiah, dan lainnya."
"Mereka mengelilingi kabah sebanyak tujuh putaran, lalu masing-masing berusaha semaksimal mungkin untuk menyentuhnya, dan mereka menitipkan doa, harapan, air mata, serta impian mereka pada kain ini. Dengan harapan setelah itu semua doa mereka dikabulkan," tambahnya. Lantas siapa sosok Jeffrey Epstein?
Profil Singkat Jeffrey Epstein
Dihimpun dari sejumlah sumber, Jeffrey Epstein adalah seorang miliarder asal Amerika Serikat yang dikenal karena jaringan koneksi elitnya di dunia bisnis, politik, dan sosial. Pria bernama lengkap Jeffrey Edward Epstein kelahiran 20 Januari 1953 ini memulai karirnya sebagai guru di Dalton School. Kemudian, ia melanjutkan berkarir di sektor perbankan dan keuangan dengan bekerja di Bear Stearns. Saat itulah, Epstein membangun lingkaran sosial elite. Dikelilingi perempuan cantik.
Skandal Pelecehan Seksual Epstein
Karir Epstein jatuh di tahun 2005. Saat itu, polisi Palm Beach Florida menyelidikan laporan yang menyebut adanya tindak pelecehan seksual terhadap seorang bocah berusia 14 tahun.
Laporan dibuat oleh orangtua korban. Usut punya usut, terungkap ada 36 gadis yang di antaranya berusia 14 tahun. Mereka adalah para korban pelecehan Epstein.
Tahun 2008 Epstein Ngaku Bersalah
Akhirnya, Epstein mengaku seluruh perbuatan cabul yang dituduhkan. Yakni, tuduhan pengadaan anak untuk prostitusi dan menawarkan seorang pekerja seks komersial.
Dua kejahatan itu merupakan buah kesepakatan pembelaan yang kontroversi disetujui Departemen Kehakiman AS Alex Acosta. Epstein menjalani hukuman hanya 13 bulan.
Tahun 2019 Epstein Ditangkap
Waktu berlalu, tahun berganti Epstein ditangkap pada 6 juli 2019. Tuduhannya perdagangan seks anak di bawah umur di Florida dan New York. Epstein meninggal dunia di 10 Agustus 2019 dengan hasil pemeriksaan medis yang menyatakan ia gantung diri.
Teori Konspirasi Epstein
Pengacara Epstein melawan. Ia ragu penyebab kematian kliennya yang disebut gantung diri.
FBI Rilis CCTV Kasus Epstein
Di tahun 2025 Federal Bureau of Investigation (FBI) merilis rekaman CCTV yang mendukung kesimpulan bahwa Epstein bunuh diri di sel penjaranya. Namun, hal itu berbuntut keraguan sejumlah pihak. Video dalam rekaman CCTV diketahui telah dimodifikasi yang kemudian dibantah FBI.
Reporter Magang: Mochamad Aidil Akbar