Berapa Kali Kejadian Satelit Tabrakan tak Sengaja di Luar Angkasa?
Sejauh ini baru ada satu kejadian satelit saling tabrak tak sengaja.
Hingga saat ini, hanya satu insiden tabrakan antar satelit buatan yang terjadi secara tidak sengaja di orbit Bumi. Peristiwa itu terjadi pada 10 Februari 2009, ketika satelit komunikasi aktif milik Amerika Serikat, Iridium 33, bertabrakan dengan satelit militer nonaktif Rusia, Cosmos 2251.
Mengutip NASA, Rabu (2/7), tabrakan tersebut terjadi di ketinggian sekitar 789 kilometer di orbit rendah Bumi (LEO). Kedua satelit bergerak saling berlawanan dengan kecepatan relatif lebih dari 11 kilometer per detik, menyebabkan kehancuran total. Akibatnya, lebih dari 2.000 fragmen puing antariksa berukuran besar terdeteksi dan tersebar di orbit.
NASA mencatat tabrakan itu memicu risiko jangka panjang bagi satelit lain dan Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Pada Maret 2012, ISS bahkan harus bermanuver untuk menghindari salah satu fragmen yang melintas pada jarak sekitar 120 meter.
Insiden Iridium-Cosmos menjadi peringatan keras bagi industri antariksa. Para ahli menilai peningkatan jumlah satelit di orbit rendah meningkatkan risiko tubrukan serupa di masa depan, terutama di tengah maraknya konstelasi satelit komersial seperti Starlink.
Meskipun hanya satu insiden tabrakan tak sengaja yang terjadi sejauh ini, sejumlah peristiwa “nyaris tabrakan” telah memicu kekhawatiran serius. Pada September 2019, Badan Antariksa Eropa (ESA) terpaksa memindahkan satelit Aeolus untuk menghindari potensi tabrakan dengan salah satu satelit Starlink milik SpaceX.
Tahun lalu, satelit NASA bernama TIMED hampir bertabrakan dengan satelit Rusia yang sudah mati, dengan jarak melintas hanya belasan meter—suatu jarak yang sangat berbahaya pada kecepatan orbit.
Organisasi antariksa di seluruh dunia kini semakin gencar mendorong regulasi manajemen lalu lintas luar angkasa (Space Traffic Management/STM) untuk mencegah insiden serupa.
Tanpa sistem pemantauan dan koordinasi yang lebih baik, para ahli memperingatkan orbit Bumi bisa menjadi semakin penuh dengan puing-puing berbahaya, membatasi peluang misi antariksa di masa depan.