Gubernur Papua Minta 36 Pejabat Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Papua
Gubernur Papua Mathius D. Fakhiri melantik 36 pejabat baru, menekankan pentingnya penguatan Tata Kelola Pemerintahan Papua yang profesional dan akuntabel demi pelayanan publik optimal.
Gubernur Papua Mathius D. Fakhiri baru saja melantik 36 pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua. Pelantikan ini berlangsung di Kantor Gubernur Papua, Kota Jayapura, pada hari Rabu (18/2).
Para pejabat yang dilantik meliputi 24 pejabat struktural dan 12 pejabat fungsional. Langkah ini merupakan bagian dari upaya serius pemerintah daerah untuk memperkuat sistem pemerintahan yang efektif dan responsif.
Fakhiri menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremonial belaka. Ini adalah langkah strategis untuk meningkatkan responsivitas terhadap kebutuhan masyarakat Papua.
Visi Transformasi Papua Cerah dan Pelayanan Publik
Gubernur Fakhiri menjelaskan bahwa pelantikan ini memiliki makna mendalam. Ini adalah bagian integral dari upaya mewujudkan visi transformasi "Papua Cerah".
Visi ini menggambarkan Papua yang cerdas, sejahtera, dan harmonis. Peningkatan kualitas pelayanan publik menjadi fondasi utama dalam mencapai tujuan tersebut.
Seluruh pejabat yang baru dilantik diharapkan mampu memperkuat koordinasi. Ini termasuk dengan perangkat daerah, pemerintah kabupaten/kota, serta pemangku kepentingan lainnya.
Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat secara menyeluruh. Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah daerah untuk pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Penertiban ASN dan Profesionalisme BKD
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Fakhiri juga menyoroti upaya penertiban Aparatur Sipil Negara (ASN). Penertiban ini sedang berlangsung di lingkup pemerintahan setempat.
Perombakan signifikan terjadi di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Papua. Ini menunjukkan fokus pada perbaikan internal kepegawaian.
Fakhiri berharap para pejabat BKD dapat bekerja secara jujur dan profesional. Mereka harus melayani administrasi kepegawaian dengan integritas tinggi.
Seluruh pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua dituntut bekerja lebih cepat, responsif, dan transparan. Tujuannya adalah untuk menjawab kebutuhan masyarakat secara efektif.
Optimisme Pembangunan Inklusif Berkelanjutan
Gubernur Fakhiri menyatakan optimisme tinggi terhadap masa depan Papua. Ia yakin pembangunan inklusif dan berkelanjutan dapat tercapai.
Hal ini akan terwujud dalam beberapa tahun ke depan. Optimisme ini didasari oleh komitmen dan sinergi dari seluruh pihak terkait.
Peningkatan kualitas pelayanan publik bukan hanya program administratif. Ini adalah fondasi utama untuk mencapai visi Papua Cerdas, Sejahtera, dan Harmoni.
Dengan demikian, upaya penguatan tata kelola pemerintahan menjadi krusial. Ini demi mewujudkan cita-cita pembangunan yang merata dan berkeadilan di Bumi Cenderawasih.
Sumber: AntaraNews