Gubernur Papua Mathius Fakhiri secara tegas meminta seluruh partai politik yang beroperasi di wilayahnya untuk wajib berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah. Penegasan ini disampaikan di Jayapura, Minggu (30/11), menyoroti pentingnya peran partai dalam masa perubahan dan percepatan program strategis yang kini berlangsung di seluruh Tanah Papua.
Permintaan ini muncul sebagai bagian dari upaya kolaborasi menyeluruh untuk memajukan Tanah Papua, yang kini sedang mengalami transformasi pembangunan signifikan. Fakhiri menekankan bahwa konsolidasi internal partai menjadi fondasi krusial dalam memperkuat kiprah politik yang berdampak langsung bagi masyarakat luas.
Pernyataan penting ini disampaikan setelah Gubernur Fakhiri membuka Rapat Kerja Daerah Partai Demokrat di Kota Jayapura pada Sabtu (29/11). Acara tersebut melibatkan perwakilan dari empat provinsi hasil pemekaran, yakni Papua, Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan, menjadi momentum strategis untuk menyuarakan harapan pemerintah daerah terhadap partisipasi partai politik.
Advertisement
Advertisement
Gubernur Mathius Fakhiri menggarisbawahi bahwa pembangunan Papua yang berkelanjutan membutuhkan kolaborasi dari semua pihak, termasuk peran aktif partai politik. Ia secara spesifik meminta agar partai politik tidak hanya hadir dan bekerja, tetapi juga memberikan kontribusi nyata demi kemajuan masyarakat di seluruh Tanah Papua. Ini adalah panggilan untuk aksi konkret.
Menurut Fakhiri, "Konsolidasi internal partai menjadi fondasi penting dalam memperkuat kiprah politik yang berdampak langsung bagi masyarakat." Pernyataan ini menunjukkan bahwa kekuatan dan kesatuan internal partai akan sangat mempengaruhi efektivitas kontribusi eksternalnya dalam pembangunan.
Partai politik diharapkan dapat menjadi motor penggerak perubahan positif, sejalan dengan visi pemerintah daerah untuk kesejahteraan. Keterlibatan aktif mereka dalam setiap aspek pembangunan akan mempercepat pencapaian target-target strategis yang telah ditetapkan, mulai dari tingkat provinsi hingga kampung.
Advertisement
Advertisement
Transformasi pembangunan di Papua harus menempatkan manusia sebagai pusat kemajuan utama, bukan hanya fokus pada aspek fisik. Gubernur Fakhiri menegaskan bahwa prioritas pembangunan tidak hanya pada infrastruktur, melainkan juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di wilayah tersebut.
Prioritas pemerintah, khususnya melalui peningkatan layanan pendidikan dan perluasan akses bagi generasi muda, menjadi kunci utama. "Saya menekankan bahwa penguatan kualitas sumber daya manusia menjadi prioritas pemerintah, khususnya melalui peningkatan layanan pendidikan dan perluasan akses bagi generasi muda," kata Fakhiri.
Dalam konteks ini, kontribusi partai politik sangat dibutuhkan untuk mengawal kebijakan publik yang berpihak pada peningkatan SDM. Mereka diharapkan dapat memastikan bahwa program-program pendidikan dan pengembangan kapasitas berjalan sesuai kebutuhan riil masyarakat Papua, menjangkau seluruh pelosok daerah.
Advertisement
Advertisement
Fakhiri menilai kontribusi aktif partai politik sangat penting untuk mengawal kebijakan publik dan memastikan program pembangunan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, partai politik harus berperan sebagai jembatan yang menghubungkan antara pemerintah dan warga.
"Oleh sebab itu partai politik harus menjadi jembatan antara pemerintah dan warga," ujarnya, menekankan fungsi mediasi dan representasi yang krusial. Peran ini penting agar aspirasi masyarakat dapat tersalurkan dengan baik ke tingkat kebijakan, menciptakan pemerintahan yang responsif.
Selain itu, Gubernur juga mengajak seluruh partai untuk menghadirkan praktik politik yang demokratis dan berorientasi pada kepentingan rakyat. Keputusan politik yang diambil harus mampu memberikan manfaat nyata bagi seluruh penduduk Papua, mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam setiap langkah yang diambil.
Advertisement
Sumber: AntaraNews