Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, memastikan bahwa proses relokasi kantor Koordinator Wilayah Pendidikan (Korwil Pendidikan) Mlati telah melalui kajian yang matang. Keputusan ini diambil untuk mendukung penataan aset kalurahan dan mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) di tingkat akar rumput. Mustadi, Kepala Disdik Sleman, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang pemerintah daerah.
Pemindahan kantor Korwil Pendidikan Mlati ini tidak akan mengganggu kelancaran kegiatan belajar-mengajar di wilayah tersebut. Sebagai solusi sementara, operasional kantor dipindahkan ke kompleks SD Negeri Tlogodadi, memanfaatkan ruang kelas yang tidak terpakai. Peninjauan langsung telah dilakukan untuk memastikan fasilitas yang memadai bagi kenyamanan pegawai.
Relokasi ini juga diharapkan dapat mendukung program ekonomi kerakyatan, seperti Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), tanpa mengabaikan kualitas pelayanan publik. Seluruh tahapan telah melalui koridor administratif yang sah dan mengedepankan sinergi lintas sektor.
Advertisement
Advertisement
Strategi Penataan Aset untuk Peningkatan PAD
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sleman, Mustadi, menjelaskan bahwa relokasi kantor Koordinator Wilayah Pendidikan Mlati merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah. Lahan lama kantor Korwil Pendidikan akan ditata ulang oleh Kalurahan Tlogoadi. Penataan ini bertujuan untuk pengembangan area komersial yang hasilnya akan digunakan kembali membiayai operasional kegiatan masyarakat.
Langkah ini secara langsung berkontribusi pada upaya mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tingkat kalurahan. Peningkatan PAD ini penting untuk kemandirian finansial kalurahan. Dengan demikian, relokasi ini tidak hanya sebatas pemindahan fisik, tetapi juga memiliki dampak ekonomi yang signifikan.
Mustadi menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan upaya integratif dalam mendukung program ekonomi kerakyatan. Salah satu program yang didukung adalah Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Dukungan terhadap KDMP diharapkan dapat memperkuat perekonomian warga setempat.
Advertisement
Advertisement
Jaminan Layanan Pendidikan Tetap Optimal
Dinas Pendidikan Sleman telah memastikan bahwa pemindahan kantor Korwil Pendidikan Mlati tidak akan mengganggu kelancaran kegiatan belajar-mengajar. Solusi jangka pendek yang diterapkan adalah memindahkan operasional kantor ke kompleks SD Negeri Tlogodadi. Pemilihan lokasi ini mempertimbangkan ketersediaan ruang kelas yang tidak terpakai.
Mustadi menegaskan bahwa, “Kami pastikan ketersediaan ruang di sekolah tersebut sangat mencukupi karena terdapat ruang kelas kosong yang bisa dimanfaatkan. Kami telah meninjau langsung kesiapan fasilitas tersebut untuk memastikan kenyamanan pegawai dalam bekerja.” Ruang kelas kosong ini memungkinkan aktivitas kantor berjalan tanpa mengganggu proses belajar siswa.
Untuk rencana jangka panjang, Pemerintah Kabupaten Sleman sempat mempertimbangkan penggunaan gedung eks-SD Nglarang. Namun, opsi ini akan dieksekusi secara bertahap setelah infrastruktur pendukung siap. Hal ini karena gedung eks-SD Nglarang masih digunakan untuk kegiatan belajar-mengajar.
Advertisement
Advertisement
Sinergi Lintas Sektor dan Dukungan Komunitas
Relokasi kantor Korwil Pendidikan Mlati ini telah melalui koridor administratif yang sah dan mengedepankan sinergi lintas sektor. Mustadi berharap masyarakat dapat melihat kebijakan ini sebagai upaya terpadu. Tujuannya adalah mendukung program ekonomi kerakyatan tanpa mengabaikan kualitas pelayanan publik.
Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Sleman, Sudiyo, menyampaikan dukungan penuh terhadap keberadaan KDMP. Ia menekankan pentingnya komunikasi transparan dalam setiap penataan aset daerah agar tidak terjadi miskonsepsi di masyarakat.
Sudiyo menambahkan bahwa, “Mandat kami justru memberikan pendampingan intensif agar koperasi-koperasi baru di wilayah ini dapat tumbuh kuat dan memberikan manfaat nyata bagi ekonomi warga.” Lurah Tlogoadi, Sutarja, juga menegaskan koordinasi intensif hingga tingkat kabupaten telah dilakukan guna memastikan solusi jangka panjang yang terbaik bagi semua pihak, termasuk bagi keberlangsungan pelayanan pendidikan di Kapanewon Mlati.
Advertisement
Sumber: AntaraNews