Gubernur Papua Tegaskan Stabilitas Keamanan Kunci Utama Pembangunan Daerah
Gubernur Papua Mathius D Fakhiri menekankan bahwa stabilitas keamanan Papua esensial bagi keberhasilan pembangunan, mendorong sinergi semua pihak untuk mencapai visi 'Papua Cerah'.
Gubernur Papua Mathius D Fakhiri menegaskan bahwa stabilitas keamanan merupakan fondasi utama untuk mendorong keberhasilan pembangunan di wilayahnya. Penegasan ini disampaikan di Jayapura, Sabtu (04/4), menyoroti pentingnya kondisi yang kondusif.
Menurut Mathius, tanpa adanya keamanan yang terjaga, seluruh program pembangunan tidak akan dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan. Oleh karena itu, menjaga situasi yang aman menjadi prasyarat mutlak bagi kemajuan daerah.
Pernyataan ini juga disampaikan dalam konteks kehadiran Pangdam XVII/Cenderawasih yang baru, Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang, dengan harapan keamanan di Papua dapat terus terjaga.
Peran Keamanan dalam Visi Pembangunan 'Papua Cerah'
Mathius D Fakhiri menyampaikan bahwa menjaga keamanan yang kondusif adalah prasyarat penting agar seluruh program pembangunan dapat berjalan optimal. Pernyataan ini disampaikannya setelah menghadiri acara lepas sambut Pangdam XVII/Cenderawasih pada Kamis (2/4).
Dalam arahannya, Gubernur menggarisbawahi bahwa tanpa keamanan yang stabil, pembangunan tidak akan mencapai potensi maksimalnya. Hal ini menjadi landasan bagi upaya pemerintah daerah dalam mewujudkan visi 'Papua Cerah'.
Visi tersebut berfokus pada pembentukan masyarakat yang cerdas, sejahtera, dan harmonis di seluruh wilayah Papua. Keamanan yang stabil memungkinkan alokasi sumber daya dan pelaksanaan program tanpa hambatan yang berarti.
Pihaknya terus berkomitmen untuk bersinergi dengan TNI guna mewujudkan tujuan pembangunan daerah ini secara efektif.
Sinergi Lintas Sektor untuk Stabilitas Keamanan Papua
Gubernur Mathius menjelaskan bahwa sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat harus terus diperkuat. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi yang aman dan damai di Papua.
Pendekatan ini diharapkan dapat membangun fondasi yang kokoh untuk menjaga stabilitas jangka panjang. Setiap pihak memiliki peran krusial dalam menciptakan lingkungan yang mendukung pembangunan.
Pihaknya juga mengajak seluruh komponen untuk menjaga persatuan serta mengedepankan pendekatan humanis dalam membangun Papua. Ini mencakup dialog terbuka dan penyelesaian masalah dengan cara-cara damai.
Momentum kebersamaan antara pemerintah, TNI, dan masyarakat diharapkan dapat terus terjaga sebagai fondasi dalam mempercepat pembangunan di Tanah Papua.
Harapan terhadap Kepemimpinan Baru Pangdam XVII/Cenderawasih
Kehadiran Pangdam XVII/Cenderawasih yang baru, Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang, membawa harapan baru bagi stabilitas keamanan di Papua. Gubernur Mathius secara khusus menyoroti peran penting Pangdam dalam menjaga kondusivitas wilayah.
Dengan kepemimpinan baru ini, diharapkan upaya-upaya menjaga keamanan dapat terus ditingkatkan dan disesuaikan dengan dinamika yang ada. Hal ini krusial untuk memastikan setiap program pembangunan dapat terlaksana tanpa gangguan.
Gubernur Mathius mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kedamaian di Provinsi Papua. Ajakan ini mencerminkan komitmen kolektif untuk menciptakan lingkungan yang aman bagi semua warga.
Sumber: AntaraNews