Waspada! 14 Wilayah Sumut Diprediksi Hujan Ringan hingga Sedang Hari Ini, Cek Daftarnya!
BBMKG Wilayah I Medan memprediksi sebagian besar wilayah Sumatera Utara berpotensi hujan ringan hingga sedang pada Senin, termasuk Medan. Ketahui daerah mana saja yang perlu waspada terhadap potensi hujan Sumut!
Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan telah mengeluarkan peringatan dini mengenai potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang di sebagian wilayah Sumatera Utara (Sumut) pada hari Senin, 27 Oktober.
Prakiraan cuaca ini disampaikan oleh Prakirawan BBMKG Wilayah I Medan, Utami Al Khairiyah, pada Minggu, 26 Oktober, yang mengindikasikan bahwa masyarakat perlu bersiap menghadapi perubahan kondisi atmosfer.
Secara umum, kondisi cuaca di Sumut pada pagi hari diperkirakan berawan di hampir seluruh wilayah, namun potensi hujan akan meningkat signifikan memasuki siang hingga malam hari.
Prakiraan Cuaca Lengkap Wilayah Sumatera Utara
Pada siang hingga sore hari, potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprediksi akan terjadi di beberapa daerah seperti Langkat dan Asahan. Kondisi ini menuntut kewaspadaan bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan.
Memasuki malam hari, cuaca diperkirakan akan berawan namun tetap berpotensi hujan ringan di sejumlah wilayah. Daerah-daerah yang perlu mewaspadai potensi hujan Sumut meliputi Langkat, Mandailing Natal, Kepulauan Nias, Medan, Sibolga, Tanjungbalai, Tebing Tinggi, Asahan, Batubara, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Simalungun, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Utara.
Suhu udara di Sumatera Utara rata-rata berkisar antara 15 hingga 36 derajat Celcius, dengan kelembaban udara mencapai 66-94 persen. Angin akan berhembus dari barat hingga timur dengan kecepatan 3-8 km per jam, memberikan gambaran kondisi atmosfer yang cukup dinamis.
Kondisi Angin dan Potensi Gelombang Tinggi di Perairan
Selain prakiraan cuaca darat, informasi mengenai kondisi maritim juga menjadi perhatian. Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Belawan, Indah Riandiny Putri, menjelaskan pola angin di wilayah Indonesia bagian Utara umumnya bergerak dari barat daya hingga Barat Laut dengan kecepatan angin berkisar 6-28 knot.
Sementara itu, di wilayah Indonesia bagian Selatan, pola angin umumnya bergerak dari timur hingga tenggara dengan kecepatan 6-25 knot. Perbedaan pola angin ini dapat mempengaruhi kondisi gelombang di perairan.
Masyarakat yang beraktivitas di laut, khususnya di perairan barat Kepulauan Nias dan Samudera Hindia Barat Kepulauan Nias, perlu mewaspadai potensi gelombang tinggi. Gelombang dengan ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter berpotensi terjadi di area tersebut, sehingga para nelayan dan operator kapal disarankan untuk meningkatkan kehati-hatian.
Imbauan dan Kewaspadaan Masyarakat
Dengan adanya potensi hujan ringan hingga sedang di berbagai wilayah, masyarakat diimbau untuk selalu memantau informasi cuaca terkini dari BBMKG. Persiapan seperti payung atau jas hujan sangat disarankan bagi yang akan beraktivitas di luar rumah.
Potensi hujan Sumut ini juga dapat menyebabkan genangan air atau bahkan banjir di beberapa titik, terutama di daerah dataran rendah atau yang memiliki sistem drainase kurang baik. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kebersihan lingkungan dan saluran air.
Bagi pengendara, diharapkan untuk lebih berhati-hati di jalan raya karena kondisi jalan yang licin dapat meningkatkan risiko kecelakaan. Selalu periksa kondisi kendaraan dan hindari kecepatan tinggi saat hujan.
Sumber: AntaraNews