BBMKG Prediksi Hujan di Sumatera Utara: Tahukah Anda, Sejumlah Wilayah Diguyur Hujan Ringan hingga Sedang Minggu Ini?

BBMKG Wilayah I Medan memprediksi Hujan di Sumatera Utara dengan intensitas ringan hingga sedang akan mengguyur sejumlah wilayah pada Minggu (7/9). Simak detail lengkapnya!

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
BBMKG Prediksi Hujan di Sumatera Utara: Tahukah Anda, Sejumlah Wilayah Diguyur Hujan Ringan hingga Sedang Minggu Ini?
BBMKG Wilayah I Medan memprediksi Hujan di Sumatera Utara dengan intensitas ringan hingga sedang akan mengguyur sejumlah wilayah pada Minggu (7/9). Simak detail lengkapnya! (Merdeka.com)

Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan mengeluarkan prakiraan cuaca terbaru untuk Sumatera Utara. Sejumlah wilayah di provinsi ini berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada Minggu (7/9). Prakiraan ini penting bagi masyarakat untuk mempersiapkan diri menghadapi kondisi cuaca yang berubah.

Hujan di Sumatera Utara ini diperkirakan akan terjadi sepanjang hari, mulai dari pagi hingga dini hari di berbagai lokasi. Informasi ini disampaikan oleh Prakirawan BBMKG Wilayah I Medan, Budi Prasetyo, pada Sabtu (6/9). Masyarakat diminta untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang mungkin terjadi.

Kondisi cuaca ini tidak hanya berdampak pada daratan, tetapi juga perairan di sekitar Sumatera Utara. Potensi gelombang tinggi juga menjadi perhatian serius bagi aktivitas maritim. Oleh karena itu, pembaruan informasi dari BBMKG sangat krusial bagi keselamatan dan kenyamanan warga.

Prakiraan Intensitas Hujan di Berbagai Wilayah

Menurut Budi Prasetyo, secara umum cuaca di Sumatera Utara pada Minggu (7/9) pagi berpotensi hujan ringan di beberapa daerah. Wilayah tersebut meliputi Deli Serdang, Humbang Hasundutan, Binjai, Medan, Padangsidempuan, Sibolga, Langkat, Mandailing Natal, Kepulauan Nias, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, dan Tapanuli Tengah. Kondisi ini menandai awal dari potensi hujan di Sumatera Utara.

Memasuki siang hingga sore hari, intensitas hujan diperkirakan meningkat menjadi ringan hingga sedang di sebagian besar wilayah Sumatera Utara. Hujan dengan intensitas sedang khususnya dapat terjadi di Asahan, Deli Serdang, Medan, Nias, Labuhanbatu Utara, Serdang Bedagai, Simalungun, dan Tapanuli Tengah. Masyarakat di area ini diharapkan lebih berhati-hati.

Pada malam hari, potensi hujan dengan intensitas sedang masih akan melanda beberapa daerah. Ini termasuk Asahan, Batubara, Deli Serdang, Langkat, Nias, dan Simalungun. Sementara itu, pada dini hari, hujan ringan diperkirakan terjadi di Pulau Nias, pesisir timur, dan lereng timur Sumatera Utara. Prakiraan ini menunjukkan pola hujan yang bervariasi sepanjang hari.

Waspada Potensi Bencana Hidrometeorologi

BBMKG juga mengeluarkan peringatan dini terkait potensi bahaya yang menyertai hujan di Sumatera Utara. Masyarakat diimbau untuk mewaspadai hujan yang disertai petir dan angin kencang. Fenomena ini berpotensi terjadi di lereng timur, lereng barat, pantai timur, dan pegunungan Sumatera Utara.

Dampak dari kondisi cuaca ekstrem ini tidak bisa dianggap remeh. "Waspadai hujan yang disertai petir dan angin kencang di lereng timur, lereng barat, pantai timur dan pegunungan yang dapat menyebabkan banjir dan longsor serta bencana hidrometeoproligis lainnya," kata Budi Prasetyo. Peringatan ini menekankan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat.

Bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor merupakan ancaman serius, terutama di daerah-daerah yang rawan. Oleh karena itu, warga yang tinggal di kawasan tersebut disarankan untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang diperlukan. Informasi dari otoritas setempat harus selalu menjadi panduan utama.

Kondisi Perairan dan Potensi Gelombang Tinggi

Selain prakiraan daratan, Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Belawan, Medan, juga merilis informasi penting mengenai kondisi perairan. Prakirawan Christen Ordain Novena Marpaung menyatakan bahwa dari 7 hingga 9 September 2025, sejumlah perairan di Sumatera Utara berpotensi diterjang gelombang tinggi. Ini menjadi perhatian serius bagi nelayan dan pelayaran.

Gelombang tinggi yang diprediksi dapat mencapai 1,25 hingga 2,5 meter berpotensi terjadi di beberapa lokasi. Area tersebut meliputi Samudera Hindia barat Kepulauan Nias, Perairan Barat Kepulauan Batu, Perairan Kepulauan Batu, Perairan Barat Kepulauan Nias, Perairan Timur Kepulauan Nias, dan Perairan Barat Sumatera Utara. Kondisi ini memerlukan kewaspadaan ekstra bagi siapa pun yang beraktivitas di laut.

Mengenai pola angin, di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari Barat Daya hingga Barat dengan kecepatan angin berkisar 11-25 knot. Sementara itu, di wilayah Indonesia bagian selatan, angin umumnya bergerak dari Timur hingga Tenggara dengan kecepatan berkisar 22-35 knot. Kecepatan angin tertinggi terpantau di Samudra Hindia selatan Banten, menunjukkan dinamika cuaca regional yang kompleks.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi