Gelombang Tinggi
Berita Utama
Berita Terbaru
Berita Populer
-
Dilantik Prabowo Jadi Wamenko Pangan, Segini Jumlah Kekayaan Hanif Faisol
-
Segini Jumlah Harta Kekayaan Dudung Abdurachman, Kepala Staf Kepresiden yang Baru Dilantik Prabowo
-
Harta Abdul Kadir Karding Kepala Barantin yang Baru Dilantik Presiden Prabowo Tembus Rp16,1 Miliar
-
Profil Dudung Abdurachman, Pensiunan Jenderal TNI yang Dilantik Prabowo Jadi Kepala Staf Kepresidenan
-
Mengenal Hanif Faisol, Doktor Kehutanan yang Ditunjuk sebagai Wamenko Pangan
Berita Utama Lainnya
-
-
-
-
-
-
abk meninggal Tiga ABK KM Indo Perkasa 03 Ditemukan Meninggal di Perairan Laut Aru, Basarnas Lanjutkan Pencarian
-
-
-
banten Angin Kencang dan Gelombang Tinggi: Ribuan Nelayan Pandeglang-Lebak Tidak Melaut Sebulan Terakhir
-
angin kencang bali BBMKG Ingatkan Potensi Angin Kencang Bali hingga 35 Knot di Perairan, Waspada Pelayaran
Kapal tenggelam Labuan Bajo di Perairan Pulau Padar akibat dihantam gelombang tinggi, menyisakan misteri hilangnya empat wisatawan asing dan upaya pencarian intensif.
BBMKG Wilayah III Denpasar mengeluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi Bali mencapai empat meter di sejumlah perairan, berpotensi mengganggu pelayaran hingga 30 Desember 2025.
BPBD Bangka imbau pengunjung Pantai Matras untuk waspada gelombang pasang selama libur Natal dan Tahun Baru 2026, demi keselamatan bersama.
BMKG melaporkan adanya tiga siklon yang mengepung Indonesia, termasuk Siklon Bakung yang berpotensi memicu cuaca ekstrem, sehingga masyarakat diimbau tetap tenang dan waspada.
BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi gelombang tinggi hingga 2,5 meter di perairan Nias dan sekitarnya mulai 15-17 Desember 2025, berisiko bagi pelayaran.
Polda Sulut mengingatkan masyarakat Sulawesi Utara untuk waspada potensi cuaca ekstrem menjelang Natal dan Tahun Baru 2026, menyusul prediksi BMKG akan curah hujan tinggi dan gelombang laut.
Polairud Polres Bangka mengimbau nelayan untuk Waspada Cuaca Ekstrem di laut yang berpotensi gelombang tinggi dan petir, demi keselamatan saat melaut.
KSOP Pangkalbalam mengeluarkan peringatan serius kepada nelayan tradisional untuk mewaspadai potensi gelombang tinggi dan cuaca ekstrem di perairan Kepulauan Bangka Belitung. Jangan sampai terlewat informasi penting ini demi keselamatan.
Dishub Kepri menggarisbawahi **cuaca ekstrem Nataru Kepri** sebagai perhatian utama menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, khususnya potensi gelombang tinggi yang mengancam keselamatan pelayaran.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepri mengeluarkan imbauan waspada cuaca ekstrem di seluruh wilayahnya pada 28-30 November 2025, menyusul laporan BMKG terkait siklon tropis yang memicu potensi bencana hidrometeorologi.