Menilik Sektor Riil dari Dekat
Menilik Sektor Riil dari Dekat Lihat Selengkapnya
Sorot
{{caption}}
Banjir Bandang Aceh Nyaris Pupuskan Niat Hartati Berhaji: Karena Panggilan Allah Saya di Sini

{{caption}}
Jaksa Curiga Harta Nadiem Rp 4,8 Triliun Hasil Korupsi Chromebook

{{caption}}
Asep Edi Suheri Naik Pangkat, Polda Metro Kini Dipimpin Jenderal Bintang 3

{{caption}}
Kasus Sabu Kutai Barat Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Kasat Narkoba

{{caption}}
Penahanan Bupati Tulungagung Diperpanjang, Begini Penjelasan KPK

{{caption}}
Polisi Ungkap Asal Usul 1 Ton Merkuri yang Diselundupkan ke Filipina

Topik Terkait
{{caption}}
Pengadilan Tipikor Semarang Vonis Komut PT Sritex 14 Tahun Penjara

Putusan hakim itu lebih ringan dari tuntutan jaksa selama 16 tahun.

{{caption}}
Iwan Setiawan Segera Disidang Kasus Sritex

"Tim Jaksa Penuntut Umum akan segera mempersiapkan surat dakwaan untuk pelimpahan berkas perkara tersebut ke pengadilan," ujar Kapuspenkum Kejagung, Anang.

{{caption}}
Dirut Sritex Iwan Kurniawan Usai Jadi Tersangka Korupsi Kredit: Saya Menandatangani Dokumen Perintah Presdir

Hal itu disampaikan Iwan Kurniawan usai Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkannya sebagai tersangka dalam perkara tersebut.

{{caption}}
Kejagung Tetapkan Dirut Sritex Iwan Kurniawan Lukminto Jadi Tersangka Korupsi

Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan Direktur Utama PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) Iwan Kurniawan Lukminto (IKL) sebagai tersangka.

{{caption}}
Kejagung Periksa 13 Orang Terkait Kasus Korupsi Sritex, ini Identitasnya

Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara dimaksud.

{{caption}}
Modus Para Direktur Bank Pelat Merah Korupsi Kredit Sritex, 8 Orang jadi Tersangka

Direktur Penyidikan (Dirdik) Jampidsus Kejagung Nurcahyo Jungkung Madyo menjelaskan peran para tersangka dalam perkara tersebut.

{{caption}}
Tersangka Kasus Sritex Bertambah, Kejagung Tetapkan 8 Nama Baru

Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkan delapan tersangka baru terkait kasus korupsi pemberian kredit dari beberapa bank ke PT Sri Rejeki Isman (Sritex).

{{caption}}
Reaksi Eks Karyawan Sritex Korban PHK Usai Tahu Bos Sritex jadi Tersangka Korupsi

Terungkapnya kasus ini hanya selang beberapa bulan setelah Sritex resmi tutup dan melakukan PHK terhadap ribuan karyawannya.

{{caption}}
Pengakuan Dirut Sritex Iwan Kurniawan Usai Diperiksa 10 Jam Kejagung Terkait Korupsi Kredit Bank

Iwan diperiksa sekitar 10 jam dengan dicecar 20 pertanyaan terkait kasus korupsi pada pemberian kredit dari beberapa bank ke Sritex.

{{caption}}
Usai Dicegah Keluar Negeri, Bos Sritex Iwan Kurniawan Diperiksa Kejagung Hari Ini

Penyidik Kejagung belum menerima informasi mengenai Iwan Kurniawan akan memenuhinya panggilan tersebut.

{{caption}}
Alasan Kejagung Cegah Dirut PT Sritex Iwan Kurniawan Lukminto

Penyidik akan melakukan pemeriksaan terhadap Iwan pada pekan ini.

{{caption}}
Kejagung Cegah Dirut Sritex Iwan Kurniawan Lukminto ke Luar Negeri

Pencegahan ke luar negeri ini telah dilakukan sejak 19 Mei 2024 lalu selama enam bulan ke depan.

{{caption}}
Jaksa Tolak Eksepsi Mantan Dirut Bank DKI Babay Parid, Sidang Korupsi Kredit Sritex Tetap Lanjut

JPU mendakwa Babay telah lalai dan menyebabkan kerugian keuangan negara hingga Rp180 miliar.

{{caption}}
Kejagung Sita Aset Tanah dan Bangunan Terkait Korupsi Sritex, Total Luas 20.027 Meter

Penyitaan aset Sritex tersebut dilakukan pada Selasa, 7 Oktober 2025, yang juga berkaitan dengan tindak pidana pencucian uang alias TPPU.

{{caption}}
Rumah Dirut Sritex Iwan Kurniawan Diacak-acak Kejagung, Sita Rp2 Miliar Terkait Dugaan Korupsi Kredit

Penggeledahan dilakukan di rumah Iwan Kurniawan Lukminto di Surakarta.

{{caption}}
Kasus Korupsi Kredit Sritex, Iwan Kurniawan Kembali Penuhi Panggilan Kejagung

Saat ditanya wartawan mengenai kedatangannya, Iwan menjelaskan bahwa ia hadir untuk memenuhi permintaan dokumen tambahan dari penyidik.

{{caption}}
Kejagung Periksa Ulang Dirut Sritex Terkait Dugaan Korupsi Kredit Rp692 Miliar

Kejagung telah menetapkan status cegah ke luar negeri terhadap Iwan Kurniawan Lukminto sejak 19 Mei 2025.