Viral Data Eligible 22 Siswa SMA Hilang, Tanya ke Sekolah Gurunya Malah Gebrak Meja
Video seorang guru di Lamongan, Jawa Timur terlihat emosi saat bertemu dengan siswanya viral di media sosial.
Video seorang guru di Lamongan, Jawa Timur terlihat emosi saat bertemu dengan siswanya viral di media sosial.
Dalam video berdurasi 25 detik itu sang guru terlihat beberapa kali menggebrak meja dan membentak siswanya yang sedang memprotes terkait data eligible yang hilang.
Video guru itu belakangan diketahui, dilakukan oleh salah seorang guru MAN 1 Lamongan.
Kejadian itu berlangsung pada 31 Januari 2025 yang lalu dan diangkat oleh salah satunya akun instagram undercover.id.
Kronologi
Aksi gebrak meja itu terjadi lantaran para siswa melayangkan protes dan mempertanyakan data eligible atau data siswa yang dinyatakan layak dan memenuhi syarat untuk mengikuti Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP).
Para siswa mempertanyakan data eligible itu karena tak bisa diinput oleh sistem dan mengakibatkan puluhan siswa di sekolah tersebut menangis dan terancam tak bisa mengikuti kuliah jalur SNBP.
Dari data yang ada, sebanyak 22 siswa di sekolah itu tercatat tidak masuk dalam daftar eligible.
Penjelasan Kepala Sekolah
Kepala Sekolah MAN 1 Lamongan, Nur Endah Mahmudah mengatakan, pihaknya telah memberi teguran kepada guru tersebut.
Menurutnya permasalahan itu hanyalah soal komunikasi karena pada saat itu mungkin terjadi emosi antara guru dan murid saja.
Soal data hilangnya data eligible yang hilang, Endah mengatakan, secara administrasi 22 siswa yang tidak bisa mengikuti SNBP tersebut, mereka masih bisa mengikuti seleksi masuk perguruan tinggi melalui jalur span atau OTPK.
"Tindakan bullying ataupun verbal kepada siswa yang dilakukan oknum tidak terulang kembali. Kami juga mengingatkan seluruh siswa agar mentaati segala peraturan yang berlaku di lingkungan sekolah," katanya.