VIDEO: Respons Tegas PDIP Soal Ijazah Jokowi "Yang Pernah Mengatakan itu Asli ..."
Politikus PDIP Aria Bima menanggapi polemik tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).
Politikus PDIP Aria Bima menanggapi polemik tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Menurutnya, bukan Jokowi yang mestinya dibebani untuk membuktikan ijazahnya asli, melainkan pihak penggugat yang harus membuktikan tudingan pemalsuan itu.
Hal ini sekaligus menanggapi sidang perdana gugatan ijazah palsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang digelar di Pengadilan Negari (PN) Surakarta, Jawa Tengah pada Kamis (24/4).
Arya menerangkan, seluruh proses administrasi pencalonan Jokowi sebagai Wali Kota, Gubernur, dan Presiden telah melalui verifikasi faktual oleh lembaga terkait.
Sehingga, kata dia, ijazah Jokowi sudah diverifikasi secara resmi oleh lembaga pendidikan dan lembaga negara lainnya saat memenuhi syarat administratif dalam setiap tahapan pencalonan.
"Dia sudah jadi wali kota dua kali, gubernur sekali, presiden dua kali. Ada verifikasi faktual di dalam prasyarat administratif soal pendidikan. Kalau ijazah SD, SMP, SMA itu ke Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah. Kalau universitas ke Ditjen Dikti. Jadi, yang menyatakan ijazah itu asli ya lembaga-lembaga ini," tuturnya.