Menakar Fiskal & Moneter
Menakar Fiskal & Moneter Lihat Selengkapnya
Menilik Sektor Riil dari Dekat
Menilik Sektor Riil dari Dekat Lihat Selengkapnya
Sorot
{{caption}}
JK Buka Suara soal Dilaporkan ke Polisi terkait Isi Ceramah di UGM

{{caption}}
Real Madrid, Masa Depan Arbeloa, dan Keputusan yang Dipertanyakan

{{caption}}
Mendagri Tito Dampingi Prabowo dalam Kursus Pemantapan Kepemimpinan Ketua DPRD Se-Indonesia

{{caption}}
Real Madrid vs Barcelona dalam Perburuan Wonderkid Espanyol

{{caption}}
Barcelona Atur Siasat Boyong Alessandro Bastoni, Korbankan Jebolan La Masia

{{caption}}
Prabowo Sidak ke Gudang Bulog Danurejo, Seskab Teddy: Pastikan Stok Aman dan Banyak

Topik Terkait
{{caption}}
Perdana! Sahroni Muncul Langsung di Depan Publik Cerita soal Penjarahan Rumahnya: Kolor Saya Saja Diambil

Sahroni menceritakan saat dirinya menghadapi momen paling mengerikan dalam hidupnya Berusaha kabur menyelamatkan diri dari amukan massa yang menjarah rumahnya.

{{caption}}
Fakta Menarik: Bagaimana Jakarta Utara Merajut Kembali Persatuan Pasca Penjarahan dan Kerusuhan

Setelah insiden penjarahan dan kerusuhan, Jakarta Utara menunjukkan kekuatan persatuan. Simak bagaimana Forkopimko dan masyarakat bahu-membahu memulihkan kondisi.

{{caption}}
Fakta Unik: Polisi Fasilitasi Pengembalian Barang Ahmad Sahroni yang Dirampok Massa

Polisi Metro Jakarta Utara berhasil memfasilitasi pengembalian barang Ahmad Sahroni, anggota DPR RI nonaktif, yang sebelumnya dijarah massa.

{{caption}}
Ahmad Sahroni, Kontroversi Sebut Warga Tolol Bikin Jenderal Bintang Tiga Sakit Hati dan Kemarahan Massa

Pernyataan Ahmad Sahroni sebut warga 'tolol' memicu kemarahan publik dan penjarahan rumahnya, simak selengkapnya.

{{caption}}
Tak Tinggal Diam, Politisi NasDem Ahmad Sahroni Laporkan Kasus Penjarahan Rumah ke Polisi

Polres Metro (Polrestro) Jakarta Utara melimpahkan pengungkapan kasus penjarahan rumah Ahmad Sahroni ke Polda Metro Jaya (PMJ).

{{caption}}
Kasus Penjarahan Rumah Ahmad Sahroni, 5 Saksi Diperiksa Polisi

Polisi periksa lima saksi kasus penjarahan rumah Ahmad Sahroni di Tanjung Priok.

{{caption}}
Fakta Terkini: Polisi Periksa Lima Saksi Kasus Penjarahan Rumah Ahmad Sahroni, Apa yang Terjadi?

Polres Metro Jakarta Utara telah memeriksa lima saksi terkait kasus penjarahan rumah anggota DPR RI Ahmad Sahroni. Bagaimana kelanjutan penyelidikannya?

{{caption}}
Sosok Misterius Berteriak di Depan Rumah Ahmad Sahroni, Memancing Warga Keluar Lalu Diusir

Rumah yang terletak di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara jadi korban amukan massa, Sabtu (30/8) malam.

{{caption}}
Kondisi Terkini Rumah Mewah Ahmad Sahroni Usai Dijarah & Diamuk Massa: Tak Ada Penjagaan Ketat

Keadaan di sekitar kediaman Ahmad Sahroni telah bebas dari pengawasan militer yang sebelumnya menjaga lokasi setelah terjadinya aksi penjarahan.

{{caption}}
Rumah Eko Patrio, Komedian yang Kini Anggota DPR, Diserbu Massa: Apa yang Terjadi?

Rumah Eko Patrio, anggota DPR sekaligus komedian, diserbu massa dan dijarah. Apa penyebab insiden ini dan bagaimana aparat mengamankan situasi di kediaman Rumah Eko Patrio?

{{caption}}
Warga Ungkap Detik-Detik Rumah Anggota DPR Ahmad Sahroni Dirusak Massa

Salah satu warga mengungkapkan tanda-tanda keramaian di sekitar kediaman mantan Wakil Ketua Komisi III terlihat sejak hari Jumat, 29 Agustus 2025.

{{caption}}
VIDEO: Agak Laen! Massa Sempatkan Renang Saat Serbu & Jarah Rumah Sahroni DPR

Selain menjarah, massa juga menyempatkan berenang di rumah Sahroni

{{caption}}
Blak-blakan JK Bongkar Chat WA Rismon Cs Minta Bertemu Bawakan Buku 'Gibran EndGame': Saya Tolak!

"Si Rismon mau ketemu saya dengan tujuh orang. Saya tidak terima, mana lihatin," ujar JK yang kemudian meminta untuk dilihatkan pesan tersebut.

{{caption}}
JK Meradang: Saya Tidak Bicara Tentang Dogma dan Ideologi Agama, Tidak!

"Saya tidak bicara tentang dogma agama, saya tidak bicara tentang ideologi agama, tidak. Tentang kenapa mereka saling membunuh?" kata JK.

{{caption}}
JK: Kasih Tahu Semua Termul-Termul Itu, Jokowi jadi Presiden Karena Saya!

Hal itu ia sampaikan di tengah polemik ijazah Jokowi yang digugat. Ia kembali mengingatkan andilnya saat Jokowi maju ke politik nasional.

{{caption}}
Mensos Gus Ipul Target Sekolah Rakyat Bertambah 100 Gedung Permanen

Alasannya, saat ini beberapa Sekolah Rakyat masih menggunakan gedung sementara milik Kementerian Sosial (Kemensos).

{{caption}}
JK Meradang Ceramahnya di UGM Dipermasalahkan: Pahami Dulu Konteksnya, yang Hadir Orang Intelektual!

Ceramah yang ia sampaikan saat bulan Ramadan itu ditujukan kepada audiens terbatas, yakni kalangan Muslim dan intelektual.

{{caption}}
Murka JK Dituduh Penista Agama Pertanyakan Kontribusi Ade Armando dan Ade Darmawan di Penanganan Konflik Poso

Jusuf Kalla buka suara tanggapi polemik tuduhan penistaan agama. Hal itu buntut sambutannya di acara digelar di UGM Yogya.

{{caption}}
Sahroni Sumbangkan Gaji dan Tunjangan Anggota DPR, Nominalnya Tembus Rp67 Juta

Nominal gaji dan tunjangan Sahroni disumbangkan sebesar Rp67.720.950.

{{caption}}
Sahroni Ungkap Alasan Beri Rp 300 Juta kepada Pegawai KPK Gadungan

Sahroni menyatakan bahwa uang diserahkan secara tunai agar dapat dijadikan barang bukti dalam proses penangkapan yang sedang berlangsung.

{{caption}}
Sahroni Sebut 4 Orang Diamankan Polisi Terkait KPK Gadungan Minta Rp300 Juta, 1 Jadi Tersangka

Tiga orang itu hanya berada dalam rangkaian kejadian saat proses penangkapan berlangsung.

{{caption}}
Ahmad Sahroni Blak-blakan soal Perempuan Ngaku Pegawai KPK Minta Rp300 Juta di Ruang DPR

Menurut Sahroni, wanita tersebut bahkan terus mendesak melalui telepon dan pesan singkat hingga akhirnya uang diberikan sebagai bagian dari upaya penjebakan.

{{caption}}
Polda Metro Jaya Tangkap Pelaku Penipuan Mengaku Pegawai KPK di Gedung DPR

Polda Metro Jaya berhasil menangkap seorang perempuan yang melakukan penipuan mengaku pegawai KPK, mencatut nama lembaga antirasuah untuk meminta uang ratusan juta rupiah dari Wakil Ketua Komisi III DPR RI.

{{caption}}
Ahmad Sahroni Soroti Celah Keamanan di Kasus Penipuan Berkedok KPK

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menyoroti celah keamanan setelah menjadi korban penipuan berkedok KPK, di mana pelaku berhasil masuk Gedung DPR dan meminta uang Rp300 juta.