Sorot
{{caption}}
Prabowo: Rupiah Lemah karena Kekayaan RI Mengalir ke Luar Negeri

{{caption}}
Prabowo Ungkap Ada BUMN Rugi Terus, 240 Langsung Ditutup

{{caption}}
Prabowo Ungkap Alasan Gaji Guru di Indonesia Tak Bisa Naik

{{caption}}
Hadiri Munas NU, Prabowo: Kiai dan Ulama Paling Dekat dengan Rakyat

{{caption}}
Kabar Baik di Balik Deretan Motor MBG

{{caption}}
Prabowo Puji Lagu Yalal Wathon: Ini Lebih dari Kopassus

Topik Terkait
{{caption}}
Dianggap Lakukan Kejahatan Luar Biasa, AKBP Fajar Dijerat Pasal Berlapis

AKBP Fajar terjerat pasal berlapis, dalam kasus pelecehan seksual terhadap tiga orang anak di bawah umur.

{{caption}}
Geram, Anggota DPR RI Asal NTT Minta Eks Kapolres Ngada Dihukum Kebiri Usai Lecehkan Anak di Bawah Umur

Menurutnya, kasus dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur ini masuk dalam kategori pelanggaran HAM berat.

{{caption}}
VIDEO: Panas! Komisi III Soroti Kasus Eks Kapolres Ngada: Jangan Kasih Celah, Hajar Sikat Habis!

tindakan eks Kapolres Ngada Fajar sudah mencoreng citra polisi. Oleh karena itu perlu ditindak tegas,

{{caption}}
Habiburokhman Marah Besar saat Bahas AKBP Fajar: Saya Sanggup Tembak Kepala Pelaku!

Saking kesalnya, Habiburokhman marah dan ingin menembak pelaku jika memungkinkan.

{{caption}}
Fakta Baru, Eks Kapolres Ngada Sering Pakai Jasa Layanan Kencan dari Germo VK, Termasuk Mahasiswi F

AKBP Fajar pertama kali berkencan dengan tersangka F melalui perantara seseorang berinisial VK.

{{caption}}
Puan Maharani: Eks Kapolres Ngada Harus Dipecat dan Dihukum Seberat-beratnya

Puan mengingatkan Polri agar kasus serupa tidak terulang, terutama karena pelanggaran yang dilakukan Fajar tergolong berat.

{{caption}}
Puan: Eks Kapolres Ngada Harus Dipecat dan Disanksi Seberat-beratnya

Dia juga meminta aparat penegak hukum bersama instansi terkait untuk memberikan perlindungan maksimal bagi korban.

{{caption}}
Soroti Kasus Cabul Eks Kapolres Ngada, Puan Minta Pelaku Kekerasan Seksual Dihukum Berat

Puan menegaskan bahwa negara harus lebih aktif dalam mencegah kasus kekerasan seksual, termasuk melalui edukasi di lingkungan keluarga, sekolah, dan komunitas.

{{caption}}
Kapolri soal Eks Kapolres Ngada AKBP Fajar: Kasus Pidana Maupun Etik akan Ditindak Tegas

AKBP Fajar saat ini menjalani penempatan khusus (Patsus) di Rutan Bareskrim Polri, untuk proses hukum pidana dan siding etik pada Senin (17/3).

{{caption}}
Daftar Korban Pencabulan Eks Kapolres Ngada AKBP Fajar: 3 Anak, 1 Dewasa

Kasus ini sudah diselidiki sejak tanggal 24 Februari 2025 atau tepat saat AKBP Fajar ditangkap Propam Mabes Polri. Sebanyak 16 orang saksi juga sudah diperiksa

{{caption}}
Komisi III Minta Polisi Pidanakan Kapolres Ngada dengan Pasal berlapis

Sahroni juga mendesak Propam Polri agar segera memecatnya.

{{caption}}
DPR Ingatkan Kapolri Dampak Kasus Kapolres Ngada: Jangan Biarkan, Makin Merusak Kepercayaan ke Polri

Anggota Komisi III DPR RI Dewi Juliani mengecam tindakan Kapolres Ngada nonaktif, AKBP Fajar Widyadharma Lukman Sumaatmaja.

{{caption}}
Polisi Selidiki Kasus Dugaan Asusila Santriwati Garut

Polres Garut menyelidiki dugaan kasus asusila terhadap santriwati yang diduga dilakukan oknum pimpinan pondok pesantren di Samarang.

{{caption}}
Patroli Malam Diperkuat di Hutan Kota Cawang Usai Viral Dugaan Asusila

Satpol PP DKI memperketat patroli malam di Hutan Kota Cawang usai video dugaan asusila viral. Akses ilegal ditutup dan spanduk larangan segera dipasang.

{{caption}}
Dua Penumpang TransJakarta Masturbasi Baru Kenal Tiga Hari, Janjian Pulang Kerja Bareng Lalu Onani di Bus

Kedua pelaku mengaku baru mengenal tiga hari. Kemudian mereka saling janjian pulang kerja bareng naik bus TransJakarta.

{{caption}}
Polisi Jerat Pasal Asusila, Dua Pelaku Masturbasi di TransJakarta Jadi Tersangka

Kasus ini bermula dari sosial media yang dihebohkan dengan penangkapan pelaku mastrubasi di dalam bus Transjakarta.

{{caption}}
Deretan Kasus Kriminal Jakarta: Dari Asusila Transjakarta hingga Pemukulan Wanita

Berbagai kasus kriminal Jakarta mencuat pada Jumat kemarin, mulai dari tindakan asusila di Transjakarta, pemukulan wanita, hingga perkembangan kasus ijazah palsu Presiden Jokowi. Simak detailnya.

{{caption}}
2 Pria Lagi Pelukan di Kamar Mandi Tertangkap Basah Warga Sedang Ronda di Bantul

Awalnya, para peronda hanya berniat mengecek pompa air yang kerap dilaporkan hilang di lokasi tersebut.

{{caption}}
Sosok Fani, Mahasiswi Pemasok Anak Pesanan Eks Kapolres Ngada AKBP Fajar Dituntut 12 Tahun Penjara

Fani dalam kasus ini diketahui terlibat dalam kasus kekerasan seksual terhadap anak dan tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

{{caption}}
Sidang Eksepsi Eks Kapolres Ngada Diwarnai Demo, Aktivis Perempuan Desak Pasal Narkoba Masuk Dakwaan

Massa aksi melakukan unjuk rasa sejak pukul 09.20 WITA di depan pagar PN Kupang.

{{caption}}
Air Mata Penyesalan Fani, Kuliah Berantakan dan di Bui Usai Pasok Bocah buat eks Kapolres Ngada AKBP Fajar

Sama seperti AKBP Fajar, Fani dilimpahkan Kejari Kota Kupang karena segera disidang kasus pencabulan anak.

{{caption}}
Segera Disidang Kasus Pencabulan Anak di Bawah Umur, AKBP Fajar Diserahkan ke Jaksa & Diantar Naik Mobil Mewah

Barang bukti berupa laptop, pakaian korban hingga kaset CD juga diserahkan ke kejaksaan.

{{caption}}
Tangan Diborgol dan Berkaos Putih, Eks Kapolres Ngada AKBP Fajar Lukman Diserahkan ke Kejaksaan

AKBP Fajar mengenakan baju kaos polo lengan pendek berwarna putih dipadukan celana panjang berwarna cokelat saat diserahkan ke Kejaksaan.

{{caption}}
Tiba di Kupang dengan Tangan Diborgol, Ini Penampilan Baru AKBP Fajar Jelang Sidang Kasus Pencabulan Anak

AKBP Fajar dijemput pasca berkas perkara dinyatakan lengkap atau P21 oleh Kejaksaan Tinggi NTT.