Dua Penumpang TransJakarta Masturbasi Baru Kenal Tiga Hari, Janjian Pulang Kerja Bareng Lalu Onani di Bus

Kedua pelaku mengaku baru mengenal tiga hari. Kemudian mereka saling janjian pulang kerja bareng naik bus TransJakarta.

Muhammad Radityo Priyasmoro
Dua Penumpang TransJakarta Masturbasi Baru Kenal Tiga Hari, Janjian Pulang Kerja Bareng Lalu Onani di Bus
Dua Penumpang TransJakarta Masturbasi Baru Kenal Tiga Hari, Janjian Pulang Kerja Bareng Lalu Onani di Bus (Merdeka.com)

Kepolisian mengungkap fakta baru kasus asusila dilakukan dua penumpang laki-laki TransJakarta di bus pada Kamis (15/1). Kepolisian menyebut dua penumpang itu bukan melakukan masturbasi, melainkan salah satu pelaku sengaja meraba alat kelamin pelaku lainnya hingga mengeluarkan sperma.

"Muncratan tersebut yang mengenai korban," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Onkoseno Grandiarso Sukahar, Sabtu (17/1).

Menurut Onkoseno, dari hasil pemeriksaan, pelaku mengatakan sperma itu kemudian mengenai salah penumpang perempuan. Posisi kedua pelaku berdiri di belakang korban.

"Pelaku Ferdinan meraba alat kelamin pelaku Hansen hingga mengeluarkan cairan sperma dan mengenai baju yang korban gunakan," kata Onkoseno.

Onkoseno menuturkan, kedua pelaku mengaku baru mengenal tiga hari. Kemudian mereka saling janjian pulang kerja bareng naik bus TransJakarta.

"Saat itu janjian pulang kerja bareng di halte busway PIK. Namun kedua pelaku tidak mengenal korban," kat Onkoseno.



Korban Mengira AC Bus

Menurut Onkoseno, korban saat itu mengira cairan sperma AC bus bocor. Namun korban tersadar bahwa cairan itu bukanlah air AC melainkan sperma setelah mendengarkan percakapan kedua pelaku.

"Korban menyadari ada cairan di baju belakangnya sampai menetes ke kaki dan mengira itu air AC kemudian ada suara laki-laki sambil mencekik pelaku Hansen mengatakan kamu C*L* yah?" kata Onkoseno menirukan pengakuan korban.

Kronologi kasus asusila ini bermula saat korban seorang penumpang perempuan menaiki bus TransJakarta sepulang beraktivitas. Kala itu, dia berdiri bersama penumpang lain. Pada awalnya korban tidak menyadari adanya tindakan yang mengarah pada pelecehan.

"Beberapa saat kemudian, korban merasakan ada cairan mengenai bagian belakang pakaiannya. Ia sempat mengira cairan tersebut berasal dari pendingin udara,” kata Onkoseno.

Situasi berubah ketika penumpang lain menyadari kejanggalan dan berteriak, sehingga perhatian penumpang di dalam bus tertuju ke arah tersebut. Korban kemudian menyadari dirinya menjadi korban dugaan tindakan asusila.

Petugas kondektur TransJakarta bersama sejumlah penumpang segera mengamankan dua pria yang dicurigai sebagai pelaku. Keduanya kemudian diserahkan ke polisi untuk diproses lebih lanjut.

Penangkapan kedua pelaku kemudian viral di media sosial. Insiden itu terjadi di ruas Tol Pelabuhan Gedong Panjang, Penjaringan, Jakarta Utara pada Kamis 15 Januari 2026 sekitar pukul 18.20 WIB.

Kedua pelaku kemudian diserahkan ke Polres Metro Jakarta Utara. Kedua pelaku itu berinisial HW dan FTR dengan korban seorang penumpang perempuan di kendaraan umum yang sama.

Rekomendasi