Usai Gempa Pacitan, 14 Kereta Api Berhenti Luar Biasa
Saat ini seluruh perjalanan KA di wilayahnya sudah kembali normal.
Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 6,4 yang mengguncang perairan selatan Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Jumat (6/2) sempat mengganggu perjalanan kereta api di wilayah Daop 6 Yogyakarta.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih mengatakan, seluruh perjalanan kereta api (KA) di wilayah Daop 6 Yogyakarta berhenti luar biasa (BLB) sementara untuk pemeriksaan kondisi prasarana dan sarana pasca gempa.
Namun ia memastikan saat ini seluruh perjalanan KA di wilayahnya sudah kembali normal.
"Kami memastikan semua perjalanan KA dalam keadaan selamat dan aman pasca terjadi gempa yang juga dirasakan di wilayah KAI Daop 6 Yogyakarta. Demi keselamatan, seluruh KA memang sempat berhenti luar biasa (BLB) untuk pemeriksaan kondisi prasarana dan sarana pasca gempa," ujar Feni.
Usai terjadinya gempa, tim lapangan KAI Daop 6 langsung melakukan pemeriksaan prasarana dan saran secara menyeluruh. Yakni meliputi jembatan, jalur rel dan prasarana pendukung lainnya serta kondisi rangkaian KA.
"Setelah hasil pemeriksaan oleh tim lapangan menyatakan semua lintas dan jalur KA aman, pada pukul 02.04 WIB seluruh kereta api telah melanjutkan perjalanannya kembali. Kami mohon maaf dan terima kasih banyak atas kesabaran para pelanggan atas kondisi tersebut," ungkapnya.
Feni menjelaskan, pemeriksaan prasarana dan sarana pasca gempa merupakan prosedur yang wajib dilakukan oleh KAI. Hal tersebut untuk memastikan aspek keselamatan agar tetap terjaga.
"Sebanyak 14 kereta api berhenti luar biasa (BLB) sementara selama proses pemeriksaan prasarana pasca gempa demi keselamatan," ungkap dia.
14 KA Berhenti Luar Biasa Usai Gempa
Berikut ini 14 kereta yang berhenti luar biasa :
- KA 87B Sancaka (39 menit)
- KA 2771 Bungtalun Service (42 menit)
- KA 255B Jaka Tingkir (29 menit)
- KA 301 Parcel Tengah (35 menit)
- KA 305 Parcel Selatan (41 menit)
- KA 2601 Mawalo Tanker (46 menit)
- KA 7001 Gajayana Tambahan (40 menit)
- KA 169B Malioboro Ekspres (42 menit)
- KA 80B Lodaya (45 menit)
- KA 104 Bogowonto (47 menit)
- KA 68 Malabar (42 menit)
- KA 36 Gajayana (47 menit)
- KA 246B Majapahit (49 menit)
- KA 252B Jayakarta (48 menit)