Perjalanan Kereta Api Jarak Jauh dari Stasiun Pasar Senen Kembali Normal Usai Ada Gangguan
Gangguan operasional akibat insiden tersebut sempat menyebabkan keterlambatan terhadap tujuh perjalanan kereta api jarak jauh.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo mengatakan, kini perjalanan kereta api jarak jauh pemberangkatan Stasiun Pasar Senen kembali normal.
“Operasional kereta api di Stasiun Pasarsenen itu sudah normal kembali. Untuk selanjutnya untuk perjalanan kereta api keberangkatan dari Pasar senen maupun kedatangan itu sudah mulai normal kembali,” kata Franoto saat ditemui di Stasiun Pasar Senen dikutip dari Liputan6, Jumat (22/5/2026).
Sebagaimana diketahui, gangguan operasional akibat insiden tersebut sempat menyebabkan keterlambatan terhadap tujuh perjalanan kereta api jarak jauh keberangkatan dari Pasar Senen.
“Dampak dari gangguan operasional ini ada tujuh keberangkatan kereta api jarak jauh dari Stasiun Pasar Senen yang terdampak dengan kelambatan bervariasi ya,” jelas Franoto.
“Dari mulai 25 menit untuk KA Bengawan relasi Pasar Senen - Purwosari dan untuk KA sampai dengan KA 284 Serayu Pagi ya relasi Pasar Senen - Kiaracondong - Purwokerto terlambat 220 menit. Jadi ada tujuh ya untuk keberangkatan,” sambungnya.
KA Tergelincir
Menurut dia, proses evakuasi KA yang tergelincir selesai pada pukul 13.07 WIB setelah kejadian terjadi sekitar pukul 07.58 WIB. KAI Daop 1 Jakarta juga menerjunkan puluhan petugas tanggap darurat bersama stakeholder terkait untuk menangani gangguan tersebut.
“Kita juga mempunyai SOP tanggap darurat. Jadi begitu kejadian, puluhan petugas tanggap darurat dari KAI Daop 1 dan juga dibantu oleh stakeholder lainnya segera melakukan evakuasi,” ujarnya.
Franoto menyebut bahwa KAI Daop 1 Jakarta juga turut memberikan service recovery bagi pelanggan terdampak keterlambatan perjalanan, termasuk kompensasi dan pengembalian dana tiket penuh bagi penumpang yang membatalkan perjalanan.
“Kita refund 100 persen dari harga tiket tersebut dan untuk refund tiket tidak harus hari ini, tapi 7 hari ke depan dari tanggal yang tertera di tiketnya,” kata Franoto.
Sementara itu, penyebab tergelincirnya lokomotif dan rangkaian KA Serayu hingga kini masih dalam proses investigasi.