KAI Daop 7 Kirim Teknisi Atasi Gangguan Lokomotif KA Kertanegara di Kediri, Penumpang Terdampak Kelambatan
PT KAI Daop 7 Madiun segera mengirim teknisi untuk menangani gangguan lokomotif KA Kertanegara di Kediri. Akibat insiden ini, sejumlah perjalanan kereta api mengalami kelambatan.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun, Jawa Timur, dengan sigap mengirimkan tim teknisi untuk menangani gangguan lokomotif perjalanan Kereta Api (KA) Kertanegara. Insiden ini terjadi di petak jalan antara Stasiun Ngadiluwih-Kediri, yang menyebabkan sejumlah perjalanan kereta api mengalami kelambatan.
Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul, menyatakan bahwa pihaknya langsung bertindak setelah menerima informasi mengenai gangguan tersebut. Penanganan cepat dilakukan untuk meminimalisir dampak terhadap operasional dan pelayanan kepada pelanggan.
Gangguan teknis ini menimpa lokomotif KA Kertanegara (KA 167) relasi Malang-Purwokerto. Petugas segera menerima informasi dari Awak Sarana Perkeretaapian (ASP) dan langsung meluncur ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan.
Penanganan Cepat Gangguan Teknis Lokomotif
Gangguan pada lokomotif KA Kertanegara (KA 167) teridentifikasi pada pukul 11.05 WIB di m 186 petak jalan antara Stasiun Ngadiluwih-Kediri. Rokhmad Makin Zainul menjelaskan bahwa lokomotif tersebut mengalami kendala teknis berupa kehilangan tenaga, yang menghambat kelanjutan perjalanan.
Sejak gangguan teridentifikasi, petugas di lapangan segera melakukan penanganan secara cepat dan terkoordinasi. Tim teknisi KAI diturunkan untuk melakukan penanganan melalui penggantian lokomotif agar perjalanan dapat dilanjutkan kembali.
KAI Daop 7 Madiun mengerahkan seluruh sumber daya yang ada untuk memastikan proses penanganan berjalan optimal. Langkah ini diambil guna meminimalisir dampak terhadap operasional perjalanan maupun pelayanan kepada pelanggan.
Dampak Kelambatan dan Service Recovery Penumpang
Insiden gangguan lokomotif KA Kertanegara ini berdampak pada kelambatan beberapa perjalanan kereta api lainnya. Salah satunya adalah KA Kahuripan (KA 274) yang mengalami kelambatan sekitar 50 menit.
Sementara itu, KA Kertanegara (KA 167) sendiri hingga pukul 12.43 WIB mengalami kelambatan sekitar 151 menit. KAI mengambil langkah-langkah service recovery dengan memberikan minuman kepada penumpang yang terdampak.
“Kepada seluruh pelanggan yang perjalanannya mengalami kelambatan lebih dari 60 menit (Satu jam), KAI memberikan service recovery I berupa pemberian minuman,” ujar Rokhmad Makin Zainul. Langkah ini merupakan bentuk kompensasi atas ketidaknyamanan yang dialami penumpang.
Permohonan Maaf dan Komitmen KAI
PT KAI Daop 7 Madiun menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan atas gangguan perjalanan kereta api yang terjadi. Pihaknya memahami ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat insiden ini.
“Kami memohon maaf kepada seluruh pelanggan atas keterlambatan ini. KAI berkomitmen untuk selalu mengutamakan keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api serta berupaya maksimal agar perjalanan kereta api dapat kembali normal secepatnya,” kata Zainul.
Saat ini, perbaikan sudah selesai dilakukan dan perjalanan kereta api bisa dilanjutkan kembali sesuai dengan rutenya. KAI terus berupaya meningkatkan keandalan operasional untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Sumber: AntaraNews