Update Pencarian Korban KMP Tunu Pratama Jaya: 14 Ditemukan Selamat & 4 Korban Tewas, Ini Identitasnya
Empat korban meninggal dunia yakni dua perempuan dan dua laki-laki.
Tim SAR masih terus melakukan pencarian penumpang Kapal Motor Penyebarangan (KMP) Tunu Pratama Jaya yang tenggalam di Perairan Selat Bali. Sampai pagi ini pukul 10.00 WITA, 14 orang ditemukan selamat dan 4 tewas dari total 53 penumpang dan belasan kru.
"Ada 18 penumpang yang berhasil dievakuasi. Empat orang meninggal dunia, sementara (lainnya) proses evakuasi," kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Ariasandy, saat dikonfirmasi Kamis (3/7).
Identitas Korban Selamat dan Meninggal Dunia
Empat korban meninggal dunia yakni dua perempuan dan dua laki-laki. Belum dijelaskan detail lokasi penemuan korban selamat dan meninggal dunia. Adapun identitasnya yakni:
1. Anang Sastriyo
2. Eko Sastriyono
3. Elok Rumatini
4. Cahyani
Sementara korban korban selamat di antaranya:
1. Saroji
2. Saiful Munir
3. Mansun
4. Romi Alfa Hidayat
5. Sandi.
6. Supardi
7. Abu Khoiri
8. Farid
9. Erick Imbawani
10. Nurdin Yuswanto
11. Richo Krafsanjani
12. Ahmad Suyipno
13. Bahrun
14. Eko Toniansyah.
Kronologi Kapal Tenggelam
Sebelumnya diberitakan, Kapal Motor Penyebarangan (KMP) Tunu Pratama Jaya rute Pelabuhan Ketapang- Gilimanuk tenggelam di laut Bali diduga karena kebocoran di ruangan mesin.
"Pada pukul 00.16 WITA, KMP. Tunu Pratama Jaya ketika berlayar dari Pelabuhan Ketapang menuju Pelabuhan Gilimanuk, terdengar informasi di channel 17 untuk KMP. Tunu Pratama Jaya meminta tolong dan mengalami kebocoran mesin kapal," kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Ariasandy dalam keterangan tertulisnya, Kamis (3/7).
Langkah-langkah yang telah diambil berkoordinasi dengan pihak ASDP Gilimanuk, Kapolres Banyuwangi, Basarnas, Pos TNI AL, melaksanakan pencarian gabungan dengan mngerahkan dua kapal, satu kapal dari Basarnas dan satu dari Polair, danmensiagakan kesehatan Polres untuk backup pelabuhan.
"Sementara informasi didapat life jaket ditemukan di Pantai Boom banyuwangi. Dimungkinkan arus mengarah kembali ke Ketapang. Sampai saat ini pencarian masih berlangsung," ujarnya