Korban Meninggal Tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya Bertambah Jadi 5 Orang
Dari sebelumnya empat orang, kini lima orang dinyatakan meninggal dunia.
Jumlah korban tewas akibat tenggelamnya Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Tunu Pratama Jaya di Selat Bali kembali bertambah. Dari sebelumnya empat orang, kini lima orang dinyatakan meninggal dunia.
“Data terakhir, jumlah korban ditemukan 33 orang. Yang meninggal 5 orang, yang selamat 28 orang,” ujar Kepala Basarnas Bali, Nyoman Sidakarya, Kamis (3/7).
Dia menjelaskan, polisi dan Balai Besar Kesehatan masih terus mendata dan mengidentifikasi seluruh korban. Dari 28 korban yang selamat, 20 di antaranya akan segera dipulangkan ke keluarga mereka di Banyuwangi.
“Dipulangkan ke Banyuwangi sesuai data 20 orang. Akan dikawal langsung oleh pihak ASDP dan pemilik kapal,” jelasnya.
Untuk membantu proses pemulihan, para korban akan mendapat pendampingan guna mengatasi trauma pasca-kejadian. Banyak di antara mereka sempat terombang-ambing di laut dalam kondisi mencekam sebelum akhirnya diselamatkan.
Korban Hilang Masih Terus Dicari
Tim SAR gabungan terus memperluas pencarian penumpang KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam di Selat Bali. Kapal nahas tersebut tercatat membawa 53 penumpang dan 12 kru saat karam pada Rabu malam (2/7).
Nyoman Sidakarya mengatakan, helikopter Basarnas akan dikerahkan untuk melakukan pemantauan udara. Basarnas juga mengerahkan KN SAR Arjuna 229 untuk membantu pencarian korban.
"Hari ini kurang lebih jam 16.00 Wita, kantor Basarnas Bali akan mengerahkan satu kapal KN SAR Arjuna dan akan stay disini melakukan pencarian," ujarnya.
Tak hanya itu, sebuah helikopter Basarnas dari Lanud Atang Sendjaja juga diterbangkan ke lokasi untuk melakukan pemantauan dari udara. Fokus pencarian mengarah ke selatan dari titik tenggelam, sejalan dengan arah arus dan tiupan angin.
"Dari titik lokasi kejadian menuju ke arah selatan. Karena angin dan arus air menuju ke selatan," jelasnya.
Basarnas juga mengimbau warga, terutama para nelayan, untuk turut memberi informasi jika menemukan tanda-tanda keberadaan korban. Pasalnya, banyak korban ditemukan terdampar di sekitar Pantai Pebuahan, Jembrana.
“Mudah-mudahan korban yang belum ketemu terdampar di sana, sehingga semua bisa kami evakuasi," ujarnya.
Data Korban Versi Polda Bali
Jumlah korban selamat dalam insiden tenggelamnya Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Tunu Pratama Jaya di Selat Bali terus diperbarui.
Sebelumnya, Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Ariasandy menyebut, dari total 66 orang yang berada di kapal, 35 berhasil dievakuasi. Dari jumlah tersebut, 31 di antaranya selamat dan 4 meninggal dunia.
“Korban selamat saat ini sedang menjalani observasi kesehatan di Posko Kesehatan Gilimanuk,” kata Kombes Ariasandy, Kamis (3/7).
Kapal yang dinakhodai Agus Slamet itu berlayar dari Pelabuhan Ketapang menuju Pelabuhan Gilimanuk, dengan membawa 53 penumpang, 13 ABK, serta muatan berupa 1 sepeda motor, 4 mobil pribadi, 3 pikap, 3 truk sedang, 3 truk besar, dan 8 truk tronton.