UHC Prioritas Binjai Diluncurkan, Warga Kini Bisa Berobat Gratis Hanya Pakai KTP!
Program UHC Prioritas Binjai resmi diluncurkan, memungkinkan warga berobat gratis hanya dengan KTP. Simak detail lengkap dan dampaknya bagi kesehatan masyarakat.
Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Togap Simangunsong, secara resmi meluncurkan program Universal Health Coverage (UHC) Prioritas di Kota Binjai. Peluncuran ini berlangsung di Lapangan Asrama 121, Kebun Lada, Kota Binjai, pada Senin lalu, menandai era baru akses kesehatan bagi warga setempat.
Program inovatif ini memungkinkan seluruh masyarakat Binjai untuk mendapatkan layanan kesehatan secara gratis di berbagai fasilitas kesehatan, termasuk puskesmas dan rumah sakit, hanya dengan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Inisiatif ini bertujuan memastikan tidak ada lagi kendala biaya yang menghalangi warga mendapatkan pengobatan yang layak dan optimal.
Togap Simangunsong menekankan pentingnya optimalisasi pelayanan kesehatan di seluruh fasilitas dan penanganan cepat setiap kendala di lapangan. Hal ini demi menjaga keberlanjutan program UHC Prioritas agar tidak menimbulkan beban baru bagi masyarakat Kota Binjai di masa mendatang.
Mekanisme dan Target Cakupan UHC Prioritas Binjai
Program UHC Prioritas di Binjai dirancang untuk memberikan kemudahan akses kesehatan bagi seluruh penduduk. Dengan cakupan kepesertaan mencapai 99,71 persen atau sekitar 314.681 jiwa, serta tingkat keaktifan peserta sebesar 80,71 persen, Kota Binjai telah melampaui standar nasional yang ditetapkan.
Wali Kota Binjai, Amir Hamzah, menegaskan bahwa warganya kini telah terkaver penuh, sehingga masalah kesehatan akibat ketiadaan biaya tidak lagi menjadi kekhawatiran. "Tentunya program ini akan mengurangi kemiskinan karena biaya kesehatan telah ditanggung negara," ujarnya, menyoroti dampak sosial-ekonomi positif dari program ini.
Untuk memastikan kelancaran program, Pemkot Binjai telah melakukan sosialisasi intensif di berbagai fasilitas kesehatan dan kunjungan langsung ke rumah sakit serta puskesmas. Langkah ini bertujuan meminimalisir hambatan dan memastikan setiap warga memahami hak serta mekanisme penggunaan layanan UHC Prioritas.
Keberlanjutan program UHC Prioritas ini juga dijamin melalui alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) secara konsisten. Hal ini penting untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan, penguatan sarana dan prasarana kesehatan, serta peningkatan kompetensi tenaga medis di seluruh fasilitas kesehatan Binjai.
Pencapaian dan Komitmen BPJS Kesehatan di Sumatera Utara
Secara keseluruhan, cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Provinsi Sumatera Utara telah mencapai angka impresif 100,2 persen, mencakup 15.672.374 jiwa dari total penduduk 15.640.905 jiwa. Tingkat keaktifan peserta juga melampaui standar nasional, mencapai 80,27 persen, menunjukkan keberhasilan dalam implementasi program JKN.
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan bahkan telah menyatakan bahwa Provinsi Sumut meraih predikat UHC Prioritas per 1 September 2025. Predikat ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dan BPJS Kesehatan dalam memberikan perlindungan kesehatan menyeluruh bagi masyarakat.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Medan, Yasmine Ramadhana Harahap, menyambut baik peluncuran UHC Prioritas di Binjai. "Kami akan terus memonitor seluruh pelayanan kesehatan baik rumah sakit, fasilitas kesehatan, dan puskesmas. Kami menjamin pelayanan kesehatan akan diperoleh sebaik-baiknya oleh masyarakat," katanya, menegaskan peran aktif BPJS dalam pengawasan.
Dinas Kesehatan Provinsi Sumut juga merencanakan peluncuran resmi penerapan program UHC Prioritas dengan nama Program Berobat Gratis (Probis) Sumut Berkah pada Selasa (30/9). Inisiatif ini bukan hanya sekadar pencapaian statistik, melainkan manifestasi nyata kehadiran negara dalam melindungi kesehatan seluruh masyarakat Sumut.
Sumber: AntaraNews