Tahukah Anda? BRT Mebidang, Proyek Strategis Nasional Hanya Ada di Sumut dan Jabar, Siap Dipercepat!

Gubernur Bobby Nasution mendorong percepatan implementasi BRT Mebidang, proyek transportasi modern senilai Rp1,9 triliun yang akan mengubah wajah Mebidang. Kapan rampung?

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Tahukah Anda? BRT Mebidang, Proyek Strategis Nasional Hanya Ada di Sumut dan Jabar, Siap Dipercepat!
Gubernur Sumut Bobby Nasution berkomitmen penuh mempercepat implementasi BRT Mebidang, proyek strategis nasional senilai Rp1,9 triliun. Akankah transportasi publik modern segera terwujud? (AntaraNews)

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, secara tegas menyatakan dukungannya terhadap percepatan implementasi proyek Bus Rapid Transit (BRT) Mebidang. Proyek ini merupakan inisiatif strategis nasional untuk menghadirkan sistem transportasi publik modern di wilayah Medan, Binjai, dan Deli Serdang. Bobby Nasution berharap proyek ini segera dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

Dukungan tersebut disampaikan setelah pertemuan dengan Direktur Jenderal Hubungan Darat Kementerian Perhubungan, Aan Suhanan, di Medan. BRT Mebidang menjadi salah satu dari dua proyek serupa yang diberikan pemerintah pusat kepada provinsi, selain Jawa Barat. Kementerian Perhubungan telah memilih Kota Medan pada tahun 2023 untuk pembangunan infrastruktur penting ini.

Proyek senilai Rp1,9 triliun ini dibiayai oleh mitra pembangunan internasional, yaitu World Bank dan AFD Prancis. Dengan lintasan sepanjang 21 kilometer dan 31 halte, BRT Mebidang akan menghubungkan 17 rute menggunakan 515 bus. Ini diharapkan mampu menciptakan konektivitas yang lebih baik dan ramah lingkungan bagi warga Mebidang.

Gubernur Bobby Nasution menekankan komitmen penuh pemerintah daerah dalam menyukseskan proyek BRT Mebidang. "Kami siap mendukung dan menyukseskan apa yang diberikan pemerintah pusat kepada provinsi, dan kabupaten/kota," ujarnya. Ia juga meminta agar proyek BRT Mebidang ini dipercepat agar segera bisa dirasakan masyarakat.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumut, Muttaqien Hasrimy, menjelaskan bentuk dukungan konkret dari pemerintah daerah. Dukungan tersebut meliputi penyiapan lahan dan perizinan yang diperlukan untuk konstruksi BRT Mebidang. Selain itu, pemerintah daerah juga akan bertanggung jawab atas operasional dan pemeliharaan sistem transportasi ini.

Muttaqien menambahkan bahwa penyiapan lahan telah berjalan lancar, termasuk penganggaran untuk lahan seluas 1,2 hektare di Binjai. "Terkait pembebasan lahan sudah sangat siap," kata Muttaqien. Koordinasi dengan Pemerintah Kota Binjai juga telah dilakukan untuk memastikan ketersediaan jalan dan penerangan di lokasi tersebut.

Pembentukan institusi dan badan manajemen pengelola BRT Mebidang juga menjadi bagian dari dukungan pemerintah daerah. Pihak Pemprov Sumut berharap Kementerian Perhubungan dapat membantu pengadaan armada bus yang dibutuhkan dalam pelaksanaan BRT Mebidang ini. Bantuan bus listrik, khususnya, sangat diharapkan untuk mendukung keberlanjutan proyek BRT Mebidang ini.

Direktur Jenderal Hubungan Darat Kemenhub, Aan Suhanan, memberikan kabar baik terkait progres proyek BRT Mebidang. Ground breaking atau peletakan batu pertama proyek ini direncanakan akan dilakukan pada akhir tahun ini. "Mudah-mudahan akhir tahun 2025 sudah bisa diground breaking," ungkap Aan Suhanan.

Aan Suhanan juga menargetkan proyek BRT Mebidang ini dapat selesai sepenuhnya pada tahun 2027. Progres untuk rute 15 (Terminal Amplas-Stasiun Lubukpakam) dan rute 16 (Binjai-Pusat Pasar Medan) diharapkan selesai tepat waktu. Kedua progres rute BRT Mebidang tersebut saat ini sudah memasuki tahap lelang untuk pembangunan fisik.

Sebelumnya, Bobby Nasution saat menjabat Wali Kota Medan bersama Pemprov Sumut dan Kemenhub telah meluncurkan proyek Indonesia Mass Transit Project (Mastran) BRT Mebidang. Peluncuran tersebut menggunakan 60 unit bus listrik di bekas Terminal Amplas, Medan, pada 19 April 2024. Rute gambaran BRT Mebidang meliputi Terminal Amplas-Stasiun Lubukpakam dan Binjai-Pusat Pasar Medan.

Proyek ini akan didukung oleh 515 bus, termasuk 31 unit untuk rute Binjai-Pusat Pasar Medan. Kemenhub mengapresiasi komitmen Pemprov Sumut dalam mendukung pelaksanaan BRT Mebidang ini. Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, diharapkan BRT Mebidang dapat segera beroperasi dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi