Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek vs Mobil di Grobogan, Polda Jateng Terjunkan Tim Traffic Analysis
Penggunaan teknologi tersebut memungkinkan proses analisis dilakukan secara ilmiah dan akurat.
Polda Jateng menurunkan tim Traffic Accident Analysis (TAA) sebagai bentuk asistensi penanganan kecelakaan Kereta Api Argo Bromo Anggrek yang menabrak sebuah mobil di perlintasan sebidang tanpa penjagaan di wilayah Desa Sidorejo, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan.
Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Pratama Adhyasastra mengatakan selain pendataan saksi dan dokumentasi barang bukti, petugas juga melakukan pemindaian lokasi menggunakan teknologi TAA berbasis 3D Scanner untuk merekam kondisi TKP secara presisi.
Penggunaan teknologi tersebut memungkinkan proses analisis dilakukan secara ilmiah dan akurat.
"Melalui teknologi TAA 3D Scanner, kami dapat merekonstruksi secara detail posisi kendaraan, titik benturan, serta kondisi di lokasi kejadian. Ini membantu penyidik dalam menganalisis penyebab kecelakaan secara lebih presisi dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah," kata Pratama, Minggu (3/5).
Selain melakukan olah TKP, petugas juga berkoordinasi dengan penyidik Satlantas Polres Grobogan guna memastikan proses penanganan berjalan cepat, transparan, dan sesuai prosedur.
Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto, turut menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa tersebut. Ia mengajak masyarakat untuk lebih waspada dan disiplin saat melintasi perlintasan kereta api, khususnya yang tidak dilengkapi palang pintu dan penjagaan.
"Kami menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa keselamatan tanggung jawab bersama. Kami mengimbau masyarakat untuk mengutamakan keselamatan saat hendak melewati perlentasan kereta api. Lebih baik berhenti sejenak, melihat ke kiri dan kanan, serta memastikan kondisi aman sebelum melintas," ungkapnya.
Sebelumnya sebuah mobil Toyota Avanza memuat 9 orang tertemper kereta api Argo Bromo Anggrek saat melintas di perlintasan sebidang tanpa penjagaan di wilayah Desa Sidorejo, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, Jumat (1/5).
Akibat kejadian itu lima orang meninggal dunia dan empat lainnya mengalami luka-luka. Seluruh korban merupakan satu keluarga yang berada dalam kendaraan Toyota Avanza yang memuat 9 orang penumpang (7 dewasa, 2 anak-anak).
Korban Meninggal Dunia:
1. MS (51) - Laki-laki (Meninggal di lokasi)
2. D (51) - Perempuan (Meninggal di lokasi)
3. ND (10) - Anak perempuan (Meninggal di lokasi)
4. SB (2) - Balita perempuan (Meninggal di lokasi)
5. IS (27) - Perempuan (Meninggal setelah perawatan di RS)
Korban Luka-Luka:
1. K (50) - Laki-laki
2. D (46) - Perempuan
3. J (77) - Perempuan
4. VD (10) - Anak laki-laki