Tim SAR Temukan Lansia Tenggelam di Sungai Citanduy Ciamis, Meninggal Dunia
Tim SAR gabungan berhasil menemukan seorang lansia yang tenggelam di Sungai Citanduy Ciamis dalam kondisi meninggal dunia, mengakhiri pencarian dramatis yang berlangsung sejak kemarin.
Tim Search And Rescue (SAR) gabungan berhasil menemukan seorang pria lanjut usia (lansia) yang dilaporkan tenggelam di Sungai Citanduy. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di wilayah Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Penemuan ini mengakhiri upaya pencarian intensif yang telah dilakukan sejak Jumat pagi.
Korban, yang diidentifikasi bernama Wiwie (68), sebelumnya dilaporkan menghilang setelah diduga melompat dari Jembatan Cirahong. Kejadian tragis ini terjadi pada Jumat (22/5) pagi, memicu respons cepat dari berbagai elemen tim SAR. Lokasi penemuan jasad korban tidak jauh dari titik awal insiden.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis, Ani Supiani, mengonfirmasi penemuan tersebut. Jasad korban segera dievakuasi menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Soekardjo di Tasikmalaya untuk penanganan lebih lanjut. Insiden ini menjadi perhatian serius bagi masyarakat sekitar.
Detik-detik Penemuan dan Evakuasi Korban
Tim SAR gabungan menemukan korban pada Sabtu siang setelah melakukan penyisiran intensif di sepanjang aliran Sungai Citanduy. Penemuan ini membawa titik terang setelah lebih dari sehari pencarian dilakukan tanpa henti. Kondisi korban saat ditemukan sudah tidak bernyawa.
Ani Supiani menjelaskan bahwa lokasi penemuan jasad korban berada tidak jauh dari titik awal ia dilaporkan tenggelam. Setelah berhasil diangkat dari sungai, jasad Wiwie segera dibawa ke RSUD Dr. Soekardjo Tasikmalaya. Proses evakuasi berjalan lancar berkat koordinasi tim yang solid.
Petugas medis di RSUD Dr. Soekardjo akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kematian. Keluarga korban telah dihubungi dan diharapkan dapat segera mengidentifikasi serta mengurus jenazah. Kejadian ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan.
Kronologi Kejadian dan Upaya Pencarian Intensif
Insiden bermula pada Jumat (22/5) pagi ketika Wiwie (68), warga Kota Tasikmalaya, diduga melompat dari Jembatan Cirahong. Saksi mata melaporkan melihat korban tiba-tiba terjun ke Sungai Citanduy dan kemudian menghilang ditelan arus. Laporan ini segera ditindaklanjuti oleh pihak berwenang.
Menanggapi laporan tersebut, BPBD Ciamis bersama unsur tim SAR lainnya segera memulai operasi pencarian. Mereka menyisir arus sungai menggunakan perahu karet dan juga melakukan penyisiran darat di sepanjang tepi sungai. Cuaca dan kondisi arus sungai menjadi tantangan tersendiri bagi tim di lapangan.
Upaya pencarian dilakukan secara menyeluruh, mencakup area yang luas di sekitar Jembatan Cirahong hingga hilir sungai. Tim bekerja keras siang dan malam dengan harapan dapat menemukan korban secepat mungkin. Koordinasi yang baik antarinstansi menjadi kunci keberhasilan operasi ini.
Keterlibatan Tim SAR Gabungan dalam Operasi Penyelamatan
Operasi pencarian ini melibatkan berbagai pihak yang tergabung dalam tim SAR gabungan. Ani Supiani menyebutkan beberapa di antaranya adalah Pos SAR Tasikmalaya, BPBD Ciamis, BPBD Kota Tasikmalaya, dan BPBD Kabupaten Tasikmalaya. Mereka bekerja bahu-membahu dalam misi kemanusiaan ini.
Selain itu, unsur TNI dan Polri juga turut serta memberikan dukungan penuh dalam operasi pencarian. Palang Merah Indonesia (PMI), Tagana, dan RAPI juga mengerahkan personel serta peralatan yang dibutuhkan. Aparatur pemerintah setempat dan sukarelawan turut berkontribusi aktif.
Setelah jasad korban ditemukan dan dievakuasi, operasi pencarian secara resmi dihentikan. Seluruh satuan yang terlibat dalam tim SAR gabungan kembali ke kesatuannya masing-masing. Mereka telah menyelesaikan tugas mulia dalam menemukan korban lansia yang tenggelam di Sungai Citanduy Ciamis.
Sumber: AntaraNews