Tragis! Dua Remaja Tenggelam di Sungai Citanduy, Satu Ditemukan Tak Bernyawa, Pencarian Berlanjut
Peristiwa memilukan terjadi di Sungai Citanduy, Kota Banjar, saat dua remaja tenggelam terbawa arus. Satu korban ditemukan tak bernyawa, sementara pencarian remaja tenggelam Sungai Citanduy lainnya masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan.
Dua remaja dilaporkan tenggelam di Sungai Citanduy, yang melintasi Kecamatan Banjar Kota, pada Minggu siang. Insiden tragis ini terjadi ketika keduanya terbawa arus deras saat berenang bersama teman-temannya. Peristiwa ini menggemparkan warga sekitar dan memicu respons cepat dari pihak berwenang.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjar mengonfirmasi kejadian tersebut, menyatakan bahwa satu korban telah berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Sementara itu, satu korban lainnya masih dalam proses pencarian intensif oleh tim SAR gabungan. Upaya penyelamatan dan pencarian terus dilakukan di sepanjang aliran sungai.
Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Banjar, Yudi Andiana, mengungkapkan bahwa kedua remaja yang tenggelam adalah Ayub (14) dan Ervan (12). Ervan Cahaya Ramadhan (12), warga Dusun Karangpucung, Desa Balokang, merupakan korban yang ditemukan meninggal dunia.
Kronologi Kejadian Tragis di Sungai Citanduy
Peristiwa nahas ini bermula saat empat remaja sedang asyik berenang di Sungai Citanduy, tepatnya di Dusun Karangpucung Kulon, Desa Jajawar, Kecamatan Banjar Kota. Suasana ceria berubah menjadi kepanikan ketika sandal salah satu korban hanyut terbawa arus sungai. Tanpa berpikir panjang, Ayub dan Ervan berusaha mengambil sandal tersebut.
Namun, saat mencoba meraih sandal yang hanyut, keduanya justru terseret oleh arus sungai yang sangat kuat. Dalam sekejap, Ayub dan Ervan menghilang dari pandangan teman-temannya. Teman-teman korban sempat berupaya melakukan penyelamatan, tetapi derasnya arus dan posisi korban yang sudah jauh membuat usaha mereka tidak berhasil.
Saksi di lokasi kejadian segera melaporkan bahwa kedua korban hilang tenggelam dan terbawa arus sungai. Laporan ini menjadi dasar bagi tim penyelamat untuk segera bergerak. Insiden ini menjadi pengingat akan bahaya yang mengintai di perairan terbuka, terutama saat arus sungai sedang kuat.
Operasi Pencarian dan Penemuan Korban
Mendapat laporan mengenai insiden tenggelamnya dua remaja, jajaran BPBD Kota Banjar bersama petugas lainnya langsung bergerak cepat. Tim SAR gabungan segera meluncur ke lokasi kejadian untuk memulai operasi pencarian. Penelusuran dilakukan menyusuri arus sungai dengan harapan dapat menemukan korban secepat mungkin.
Sekitar 500 meter dari titik awal korban tenggelam, tim SAR gabungan berhasil menemukan Ervan Cahaya Ramadhan (12) dalam kondisi sudah meninggal dunia. Penemuan ini membawa duka mendalam bagi keluarga dan kerabat korban. Meskipun satu korban telah ditemukan, proses pencarian untuk Ayub (14) masih terus berlanjut tanpa henti.
Saat ini, tim penyelamat telah menurunkan satu unit perahu LCR (Landing Craft Rubber) untuk mempercepat proses penyisiran. Pencarian difokuskan di titik awal korban hilang serta sepanjang aliran sungai yang dicurigai. Upaya maksimal terus dikerahkan dengan harapan Ayub dapat segera ditemukan.
Imbauan Keselamatan di Kawasan Sungai
Insiden tenggelamnya dua remaja di Sungai Citanduy menjadi pelajaran berharga bagi seluruh masyarakat, khususnya orang tua dan anak-anak. Sungai seringkali memiliki arus yang tidak terduga dan kedalaman yang bervariasi, sehingga sangat berbahaya untuk aktivitas berenang tanpa pengawasan. Pentingnya kewaspadaan dan pemahaman akan risiko di perairan terbuka tidak bisa diabaikan.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di sekitar sungai atau perairan lainnya. Hindari berenang di lokasi yang tidak aman, terutama saat musim hujan atau ketika debit air sungai tinggi dan arus deras. Pengawasan orang dewasa sangat diperlukan bagi anak-anak yang bermain di dekat sungai.
Edukasi mengenai bahaya air dan cara-cara penyelamatan diri dasar juga sangat penting untuk diberikan kepada masyarakat. Dengan meningkatkan kesadaran dan menerapkan langkah-langkah pencegahan, diharapkan kejadian serupa dapat diminimalisir di masa mendatang. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama.
Sumber: AntaraNews