Tim SAR Bagi 4 Titik Pencarian Pesawat ATR 400 Indonesia Air Transport yang Hilang Kaki Gunung Bulusaraung
Hingga petang, Basarnas Makassar membagi empat titik pencarian di kaki Gunung Bulusaraung.
Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian jatuhnya pesawat pesawat ATR 400 Indonesia Air Transport di kawasan Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung Maros-Pangkep, Sabtu (17/1). Hingga petang, Basarnas Makassar membagi empat titik pencarian di kaki Gunung Bulusaraung.
Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar Andi Sultan mengatakan pencarian tetap dilakukan meski sudah malam. Ia menyebut tim SAR gabungan masih menuju ke titik koordinat yang diberikan oleh Air Traffic Control (ATC) Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.
"Masih kita gerakan dulu anggota ke sana, ke kaki gunung Bulusaraung. Nanti kita akan melihat kondisi cuaca. Kalau memang memungkinkan, kita tetap melaksanakan pencarian," ujarnya kepada wartawan di Posko Pencarian di Leang-leang, Kabupaten Maros.
500 Anggota Tim SAR Gabungan
Andi Sultan menyebut ada 500 anggota tim SAR gabungan yang dikerahkan untuk melakukan pencarian. Ia menyebut ada 4 titik pencarian yang diduga lokasi jatuhnya pesawat Indonesia Air Transport.
"Ada 4 titik yang kita cari. Jarak dari sini, titik yang merah tadi, sekitar 3 jam perjalanan," kata dia.
Meski demikian, Andi Sultan menyebut pencarian sempat terkendala kabut dan hujan. Apalagi, tim SAR gabungan menggunakan drone untuk melakukan pencarian.
"Pada waktu kami menerbangkan drone untuk melakukan searching, kabut dan hujan di lokasi," kata dia.
Temuan Puing-puing
Sementara terkait unggahan temuan puing-puing diduga pesawat Indonesia Air Transport, Andi Sultan menyebut belum bisa memastikan kebenarannya.
"Kami belum bisa pastikan apakah (video) serpihan tersebut apakah benar atau tidak bagian dari pesawat ATR 42-500," katanya.