Pesawat ATR 400 milik Indonesia Air Transport dilaporkan hilang kontak di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1). Pesawat tersebut sedang dalam penerbangan dari Bandara Adisutjipto Yogyakarta menuju Makassar.
General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Cabang Bandara Adisutjipto Yogyakarta, Wibowo Cahyono Soekadi angkat bicara soal pesawat yang hilang kontak tersebut.
Wibowo memastikan pihaknya sudah melakukan pemeriksaan sesuai prosedur sebelum keberangkatan peswat jenis ATR 42-400 dengan registrasi PK-THT yang hilang kontak tersebut.
"Saya sampaikan benar pesawat Papakilo Hotel Tanggo yang dioperatori Indonesia Air Transport, tadi pagi berangkat dari Bandara Adisutjipto JOG," ujar Wibowo di Bandara Adisutjipto.
Advertisement
Terbang Sesuai Dengan Jadwal Keberangkatan
Wibowo menyebut pesawat itu terbang sesuai dengan jadwal keberangkatan yakni pukul 08.08 WIB. Sebelum keberangkatan, lanjut Wibowo, prosedur pemeriksaan sesuai dengan SOP telah dilaksanakan.
Wibowo membeberkan semua pemeriksaan sesuai dengan SOP yakni pemeriksaan X-ray hingga SCP-nya sudah dilakukan. Wibowo menambahkan pesawat tersebut berisikan 10 orang.
"Pesawat berisikan 10 orang. Total crew ada 7 orang dan pax (penumpang) ada 3 orang," katanya.