-
News •Dari Kampus UGM ke Kandang Modern, Kisah Mila Arlinda Kembangkan Kerabat Ternak TubanDi balik suasana peternakan yang tertata rapi dan modern, Mila Arlinda hadir membuktikan bahwa usaha peternakan tak lagi identik dengan pekerjaan laki-laki.
-
News •Garuda Institute Dorong Evaluasi Menyeluruh BGN agar Program MBG Tetap BerjalanProgram tersebut dinilai memiliki peran strategis dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan kebutuhan gizi .
-
News •150 Karyawan Dapat Rezeki Nomplok Diberangkatkan Umrah, Pesan Bos Rokok HS Bikin HaruPemberangkatan umrah ini menjadi hadiah dan penghargaan bagi karyawan rokok HS dinilai berprestasi.
-
News •Diskusi Budiman, Nusron dan Sudaryono Berujung Ricuh, Ini Penjelasan Mahasiswa UGMPasca kejadian ini mahasiswa UGM memberikan penjelasan soal kejadian tersebut. Mahasiswa UGM menilai jika aksi demonstrasi di tengah diskusi.
-
News •Kisah di Balik Lampah Dalu Dusun Druwo dan Kerajaan Genderuwo di BantulDi balik kekhidmatan ritual tersebut, Dusun Druwo ternyata menyimpan lembaran sejarah kuno yang sangat memikat.
-
News •Malam 1 Sura, Keraton Jogja Gelar Wayangan dan Mubeng BetengKeraton Yogyakarta menggelar wayang gedhog langka dan tradisi mubeng beteng untuk menyambut Tahun Baru Jawa 1 Sura Be 1960 pada Selasa malam.
-
News •Demo di Gejayan Sleman, Aliansi Rakyat Memanggil Sampaikan 8 TuntutanSeperti 'Stop MBG', 'Prabowo Turun, Rupiah dan BBM Turun', hingga 'Stop Pemborosan APBN'.
-
News •Polisi Gelar Rekonstruksi, 13 Tersangka Daycare Little Aresha Dihadirkan13 orang tersangka ini terdiri dari satu kepala sekolah dan satu kepala yayasan dan 11 orang pengasuh.
-
Trending •Kisah Mbah Sutopo, Pensiunan TNI Jadi Penarik Becak Getol Sebarkan Virus Membaca ke Anak MudaMenjadi pengemudi becak adalah jalan hidup yang dipilih Sutopo sejak pensiun sebagai anggota TNI AD pada tahun 2003.
-
News •Lurah Condongcatur Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Tanah Kas Desa, Begini Duduk PerkaranyaSebelum menetapkan RCS sebagai tersangka, penyidik Polda DIY telah melakukan gelar perkara.
-
News •Kronologi Polisi Gadungan di Kulon Progo Embat Puluhan Bungkus Rokok, Modus Numpang Charge PonselUsai gagal top up, RAF kembali lagi ke minimarket. Saat itu pelaku meminta bantuan salah seorang karyawan minimarket untuk mengisi daya baterai handphonenya.
-
News •Kasus Pembubaran Ibadah di Bantul, Polisi Naikkan Ke Tahap PenyidikanIhsan merinci pihaknya sudah memeriksa 16 orang saksi. Pemeriksaan saksi-saksi ini berkaitan dengan pembubaran ibadah di GMS.
-
News •Fenomena Misterius Rumah Tiba-Tiba Terbakar, Ternyata Ada Kandungan Gas Hidrogen dan MetanaHingga Senin (1/6) siang, tercatat sudah terjadi 73 kali insiden benda terbakar secara tiba-tiba di dalam rumah tersebut.
-
News •Teror Api Misterius di Rumah Warga Sleman, Tim Gegana Polda DIY Turun TanganHingga Kamis (28/5) total ada 39 kali kebakaran terjadi di rumah Fia. 39 kebakaran ini terjadi di 34 titik berbeda.
-
News •Teror Api Misterius di Seyegan, Rumah Warga Kini Dibanjiri ParanormalApi tiba-tiba muncul dan membakar sejumlah perabot rumah tangga serta pakaian milik penghuni.
-
News •Heboh Oknum Peneliti Indonesia Diduga Palsukan Riset di Forum Internasional, UNY Buka SuaraDua peneliti ini disebut berasal dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Terkait hal ini, Wakil Rektor Bidang Akademik UNY, Nur Hidayanto angkat bicara.
-
News •IEG Gelar Edukasi Lisensi Nonton Bareng di YogyakartaYogyakarta menjadi kota keenam dari rangkaian roadshow sosialisasi nobar yang dilakukan PT. IEG
-
News •Terbukti Lakukan Pelecehan Verbal, 5 Dosen UPN Yogyakarta Resmi DinonaktifkanBerdasarkan Berita Acara Pemeriksaan (BAP), Satgas PPKPT telah memeriksa lima dosen terlapor, 10 korban, serta 13 orang saksi.
-
News •5 Dosen UPN Veteran Yogyakarta Dinonaktifkan, Diduga Lakukan Kekerasan SeksualPenonaktifan tersebut dilakukan menyusul pemeriksaan yang tengah berjalan terkait dugaan kasus kekerasan seksual yang melibatkan para dosen tersebut.
-
Trending •Cerita Shinta Komala Jadi Tersangka Penggelapan HP Usai Laporkan Oknum Polisi ke PropamShinta mengaku menjadi korban kriminalisasi setelah melaporkan dugaan pelanggaran yang melibatkan oknum polisi.