Tahukah Anda? ASDP Dukung Pemerataan Pendidikan dari Cilegon hingga Sumbawa, Cetak SDM Unggul
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) berkomitmen pada pemerataan pendidikan di Tanah Air melalui program TJSL, menyalurkan bantuan dari Cilegon hingga Sumbawa demi SDM unggul. Bagaimana dampaknya?
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menunjukkan komitmen kuatnya dalam mendukung pemerataan pendidikan di seluruh Tanah Air melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Inisiatif ini bertujuan untuk mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) unggul dan berdaya saing, yang menjadi investasi penting bagi kemajuan bangsa. Program ini menjangkau berbagai wilayah, mulai dari Cilegon hingga Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.
Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Heru Widodo, menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama bagi masa depan. Sebagai BUMN yang berperan vital dalam menghubungkan antarpulau, ASDP juga bertekad untuk menyambungkan mimpi anak-anak Indonesia dengan akses pendidikan yang lebih merata dan berkualitas. Dukungan ini diwujudkan dalam berbagai bentuk nyata di lapangan.
Melalui program TJSL, ASDP menyalurkan beragam bantuan, termasuk pembangunan serta renovasi fasilitas sekolah, penyediaan meubel, dan perlengkapan belajar. Selain itu, pengembangan ruang vokasi di beberapa pesantren turut menjadi fokus. Upaya ini diharapkan dapat memberikan kesempatan yang sama bagi setiap anak bangsa untuk mendapatkan pendidikan terbaik.
Investasi Jangka Panjang untuk Masa Depan Bangsa
Heru Widodo menyoroti pentingnya pendidikan sebagai jalan menuju masa depan yang lebih baik dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Indonesia. “Pendidikan adalah jalan menuju masa depan yang lebih baik dan berkeadilan,” ujarnya, menekankan visi jangka panjang ASDP. Komitmen ini selaras dengan peran BUMN dalam pembangunan nasional.
ASDP, yang selama ini dikenal sebagai penghubung fisik antarwilayah, kini juga berupaya menjadi penghubung harapan melalui akses pendidikan. Program TJSL yang dijalankan tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada peningkatan kualitas SDM. Hal ini mencerminkan pemahaman bahwa kemajuan sebuah bangsa sangat bergantung pada kualitas penduduknya.
Dukungan terhadap pemerataan pendidikan ini merupakan bagian integral dari strategi ASDP untuk berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan. Dengan memastikan akses pendidikan yang merata, ASDP berharap dapat memutus mata rantai kemiskinan dan menciptakan peluang baru bagi generasi muda di berbagai daerah. Ini adalah investasi yang akan membuahkan hasil signifikan di masa mendatang.
Wujud Nyata Komitmen ASDP melalui Program TJSL
ASDP mewujudkan komitmennya melalui serangkaian bantuan konkret yang disalurkan ke berbagai institusi pendidikan. Bantuan tersebut mencakup pembangunan dan renovasi fasilitas sekolah, penyediaan meubel, serta perlengkapan belajar yang esensial. Selain itu, pengembangan ruang vokasi di beberapa pesantren juga menjadi prioritas.
Program ini tidak hanya menyasar sekolah-sekolah umum, tetapi juga panti asuhan dan sekolah alam di Cilegon, Bakauheni, Gresik, dan Lampung. Pendekatan holistik ini bertujuan untuk menanamkan semangat eksplorasi dan membentuk karakter anak sejak dini. ASDP juga memberikan beasiswa bagi siswa berprestasi untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Teknologi Sumbawa (UTS), Nusa Tenggara Barat.
Corporate Secretary ASDP, Shelvy Arifin, menjelaskan bahwa langkah ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs) nomor 4 tentang Pendidikan Berkualitas. “Ketika pendidikan merata, masyarakat di daerah dapat tumbuh mandiri dan mengelola potensi wilayahnya secara berkelanjutan. Itulah fondasi pembangunan yang berkeadilan," ujarnya. ASDP percaya bahwa pendidikan berkualitas adalah motor penggerak pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan.
Mencetak Generasi Berintegritas dan Inovatif
Heru Widodo menyampaikan pesan inspiratif kepada para penerima beasiswa ASDP pada acara wisuda akhir September lalu, menekankan bahwa kelulusan bukanlah akhir, melainkan awal kontribusi bagi bangsa. Ia menganalogikan momen wisuda seperti berdiri di dermaga, di mana ilmu adalah kapal dan budaya adalah kompas. “Dunia tidak hanya membutuhkan orang pintar, tapi orang yang berintegritas dan peduli. Dengan integritas, ilmu menjadi cahaya,” tutur Heru.
Pentingnya integritas dan kepedulian ditekankan sebagai nilai-nilai fundamental yang harus dimiliki oleh setiap individu. Heru juga menyoroti peran krusial generasi muda dalam menghadirkan inovasi berkelanjutan yang berpihak pada lingkungan. Perpaduan antara pengetahuan yang luas dan karakter yang kuat akan melahirkan generasi tangguh.
Ia menambahkan, “Dengan ilmu kita punya sayap, dan dengan budaya kita punya akar. Akar menjaga kita tetap tegak, sayap membawa kita terbang jauh.” Pesan ini menggarisbawahi pentingnya keseimbangan antara kemajuan intelektual dan pelestarian nilai-nilai budaya. ASDP berharap dapat melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap membangun bangsa dari berbagai pelosok negeri.
Sumber: AntaraNews